Menhub Resmikan Sarana Transportasi di Indonesia Salah satunya Bandara Karel Sadsuitubun

 
Peresmian Sarana Transportasi Oleh Menhub


Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan hari ini meresmikan bandara dan pelabuhan baru di seluruh Indonesia. Peresmian dilakukan dari kantornya di Jakarta tanpa harus hadir ke masing-masing bandara dan pelabuhan.

Biasanya peresmian dilakukan dengan berkeliling di setiap pelabuhan ataupun bandara baru namun Jonan memilih cara berbeda. Demi penghematan anggaran dan waktu, Jonan memutuskan peresmian 10 bandara dan 20 pelabuhan baru dilakukan di kantornya.

"Ini bagian efisiensi. Pertama, terkait waktu, dan yang kedua, efisiensi biaya. Kalau 20 pelabuhan dan 10 bandara mau diresmikan di tempat siapa? Nanti rebutan terus pakai sewa tenda. Biaya besar. Kalau di sini, diberi minum sama pidato selesai," kata Jonan usai acara peremian pelabuhan dan bandara baru di Ruang Mataram, Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (19/12/2014).

Hadir pada kesempatan ini ialah Menko Maritim Indroyono Soesilo, Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Tommy Soetomo, Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) Arif Wibowo, serta petinggi Kemenhub.

Berikut ini, 20 pelabuhan baru yang diresmikan:
1. Pelabuhan Kalatoa, Benteng, Selayar, Sulawesi Selatan
2. Pelabuhan Malenge, Ampana Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah
3. Pelabuhan Paniti, Weda, Halmahera Tengah, Maluku Utara
4. Pelabuhan Sagea, Weda, Halmahera Tengah, Maluku Utara
5. Pelabuhan Matangisi, Ampana Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah
6. Pelabuhan Jinato, Benteng, Selayar, Sulawesi Selatan
7. Pelabuhan Tinombo, Parigi, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah
8. Pelabuhan Popoli, Ampana Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah
9. Pelabuhan Karimun Jawa, Jepara, Jawa Tengah
10. Pelabuhan Pokai, Muara Siberut, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat
11. Pelabuhan Branta, Pamekasan, Jawa Timur
12. Pelabuhan Melano, Ketapang, Kalimantan Barat
13. Pelabuhan Satai, Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat
14. Pelabuhan Buhias, Ondong Siau, Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara
15. Pelabuhan Tangkiang, Luwuk, Banggai, Sulawesi Tengah
16. Pelabuhan Moti, Ternate, Maluku Utara
17. Pelabuhan Weda, Weda, Halmahera Tengah, Maluku Utara
18. Pelabuhan Jojame, Labuha, Halmahera Selatan, Maluku Utara
19. Pelabuhan Dawai, Serui, Yapen, Papua
20. Pelabuhan Mansinam, Manokwari, Papua Barat.

Sementara itu 10 bandara bari yang diresmikan:
1. Terminal baru Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar.
2. Terminal baru Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Palu.
3. Bandara Enggano, Pulau Enggano, Bengkulu.
4. Bandara Bone, Bone, Sulawesi Selatan.
5. Bandara Tanjung Api, Tojo Una Una, Sulawesi Tengah.
6. Bandara Karel Sadsuitubun, Maluku Tenggara, Maluku.
7. Bandara Jos Orno Imsula, Maluku Barat Daya, Maluku.
8. Bandar Udara Waghete, Paniai, Papua.
9. Bandara Stevanus Rumbewas, Serui, Papua.
10. Bandara Matahora, Wakatobi, Sulawesi Tengah.

Bandara yang diresmikan pengoperasiannya merupakan banbdar baru yang dibangun untuk membuka akses masyarakat di daerah-daerah dan kawasan terpencil.

Delapan bandar udara tersebut melayani penerbangan perintis dengan kapasitas mampu didarati oleh pesawat jenis ATR 72 600 dan C-22 atau Grand Caravan.

Pembangunan 8 bandara baru dan 1 terminal baru dibiayai dari APBN sedangkan 1 terminal baru dibiayai dari investasi Angkasa Pura I. Untuk pelabuhan, semuanya dibiayai dari kas negara.

Sumber

Penerbangan Perdana Pesawat Garuda ATR-72 Seri 600 di Maluku Tenggara

Penerbangan Perdana Pesawat Garuda ATR-72 Seri 600 di Maluku Tenggara -
Dengan Suasana Hujan sekitar pukul 00.59 UTC atau 09.59 WIT Garuda Indonesia dengan Menggunakan Pesawat Explorernya type ATR-72 Seri 600 melakukan Landing Perdana di Bandar Udara Karel Sadsuitubun Langgur Maluku Tenggara. dengan disambut Pemerintah Kabupaten Maluku tenggara bersama Muspida setempat kemudian dilanjutkan dengan Acara Adat yang dipimpin langsung oleh Raja dari Desa Ibra.

Acara Penyambutan Secara Adat

Setelah acara Penyambutan dilanjutkan dengan acara sambutan oleh Bupati Maluku Tenggara (Ir. Adereas Rentanubun) dan diikuti sambutan oleh General Manager Garuda Indonesia disertai Pemberian Cendera Mata kepada Bupati Maluku Tenggara. setelah selesai ditutup sekitar pukul 10.50 WIT Pesawat Garuda kembali melakukan penerbangan ke Ambon.

Untuk Rute Penerbangan Ambon-Langgur akan dilayani dengan GA 7640 berangkat dari Ambon pada pukul 07.55 WIT dan tiba di Langgur pada pukul 9.20 WIT dan akan berangkat kembali dari Langgur dengan GA 7641 pada pukul 09.50 WIT dan akan tiba di Ambon pada pukul 11.15 WIT.
Penerbangan Ambon – Ternate akan dilayani dengan GA 7642 berangkat dari Ambon pada pukul 11.45 WIT dan tiba di Ternate pada pukul 13.20 WIT dan berangkat kembali dari Ternate dengan GA 7643 pukul 14.05 WIT dan akan tiba di Ambon pada pukul 15.35 WIT.

Garuda indonesia di Apron Langgur
Untuk penerbangan Ambon-Saumlaki (GA 7644), mengingat Kondisi cuaca yang tidak memungkinkan pada hari ini, maka keberangkatnnya di mulai besok Selasa (02/12). Pesawat berangkat dari Ambon pada pukul 16.05 WIT dan tiba di Saumlaki pada pukul 17.35 WIT, kemudian terbang kembali dari Saumlaki keesokan harinya (GA 7645) pukul 06.00 WIT dan tiba di Ambon pada pukul 07.25 WIT.

Dengan dibukanya tiga rute baru dari Ambon ke Ternate, Langgur dan Saumlaki tersebut, maka saat ini Garuda melayani 42 penerbangan per minggu dari Ambon, melengkapi rute yang ada saat ini yaitu Ambon – Jakarta 1x sehari, Ambon – Makassar 1x sehari dan Ambon – Surabaya 1x sehari.

Ngormel_7