'Lat' Makanan Khas Kei - Maluku Tenggara

 

'Lat' adalah salah satu dari beberapa makanan khas dari kepulauan Kei Maluku Tenggara, bisa dibilang acar yang terbuat dari rumput laut yang segar dimana ditambah irisan bawang merah, bawang putih, cabe serta diberi perasan jeruk nipis. Rasanya enak dan segar jika dimakan dengan Nasi. 

Mungkin anda sedikit bertanya dengan rasanya apakah benar enak dan segar??.. hehe silahkan berkunjung Ke Kepulauan Kei di Maluku Tenggara dan langsung mencoba "LAT"  ini dijamin membuat lidah anda kecanduan akan nikmatnya makanan ini. -Ngormel7

Klik disini untuk Kembali ke Menu Kuliner khas kei

 

AirNav Akan Pasang ILS Di 13 Bandara Indonesia salah satunya di Bandara Langgur




Jakarta – Untuk meningkatkan keselamatan penerbangan, AirNav Indonesia berencana memasang perangkat Instrument Landing System (ILS) di 13 bandara di Indonesia. Dari 13 bandara tersebut, 5 bandara  untuk kali pertamanya akan dipasang ILS, sedangkan 8 bandara melakukan penggantian perangkat yang sangat membantu pilot dalam melakukan pendaratan terutama dalam jarak pandang yang terbatas tersebut.

“Kita akan memasang ILS di sejumlah bandara yang memenuhi ketentuan dan persyaratan untuk dipasang perangkat ILS,” ujar Direktur Utama AirNav Indonesia Bambang Tjahjono.
Menurut Bambang, dana yang dibutuhkan untuk memasang perangkat ILS dan penggantian perangkat lama tersebut mencapai 169 miliar. “Itu juga termasuk untuk perbaikan ILS di 16 bandara lainnya,” ucapnya.

Bambang menjelaskan, lima bandara yang akan dipasang ILS untuk pertama kalinya adalah Bandara Sultan Thaha di Jambi, Bandara Raden Inten II di Lampung, Bandara Saumlaki di Saumlaki, Bandara Samarinda Baru di Samarinda dan Bandara Langgur di Langgur.

Sedangkan delapan bandara yang akan dilakukan penggantian ILS adalah Bandara Adi Sumarmo di Solo, Bandara Sepinggan di Balikpapan, Bandara Frans Kasiepo di Biak, Bandara El Tari di Kupang, Bandara Sultan Sjarif Kasim II di Pekanbaru, Bandara Sultan Mahmud Badarudin II di Palembang, Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, dan Bandara Supadio Pontianak. - Ngormel7

Pemasangan Peralatan Flightradar24 di Bandara Karel Sadsuitubun





Flightradar24 adalah tracker penerbangan yang menunjukkan lalu lintas udara langsung dari seluruh dunia. Flightradar24 menggabungkan data dari beberapa sumber data termasuk ADS-B, MLAT dan FAA. The ADS-B, MLAT dan FAA data dikumpulkan bersama-sama dengan jadwal dan data status penerbangan dari maskapai penerbangan dan bandara untuk membuat pengalaman pelacakan penerbangan yang unik pada http://www.flightradar24.com dan aplikasi Flightradar24 .

Pada Bandar Udara Karel Sadsuitubun - Langgur kini telah memasang peralatan Flightradar24 sehingga secara otomatis kita semua dapat mengakses data penerbangan secara live dimana cukup dengan membuka websitenya di http://www.flightradar24.com  atau bagi anda pemegang HP Android bisa mendownload aplikasi Flightradar24 di Playstore. dengan begitu anda dapat melihat penerbangan secara live dari dan ke langgur. untuk jenis pesawat apa saja silahkan lihat di bagian bawah artikel ini.

ADS-B

ADS-B

Teknologi utama yang digunakan untuk menerima informasi penerbangan disebut automatic dependent surveillance-broadcast ( ADS-B). Teknologi ADS-B dapat dijelaskan pada gambar berikut ini :
  1. Pesawat terbang mendapat koordinat posisinya dari sumber navigasi GPS (satelit)
  2. Pemancar (transponder) ADS-B pada pesawat mengirimkan sinyal yang berisi koordinat lokasi (dan banyak lagi antara lain altitude-ketinggian pesawat-, kecepatan horizontal, kecepatan vertical, dll)
  3. Sinyal ADS-B diterima oleh penerima (receiver) dan ditampilkan di layar.
  4. Jika anda mau berbagi data dari sinyal ADS-B, maka data harus diumpankan ke server Flightradar24.
  5. Data ditampilkan di website www.flightradar24.com dan dalam applikasi Flightradar24

Pesawat yang terlihat di Flightradar24 (dalam jangkauan ADS-B)

Pada awal ketika ADS-B pertama kali diluncurkan, penggunaan utamanya adalah dalam pesawat penumpang komersial dengan penumpang 100 orang atau lebih. Selama beberapa tahun terakhir, semakin banyak pesawat dan jenis pesawat yang lebih kecil menggunakan transponder ADS-B. Sampai ADS-B menjadi sebuah kewajiban untuk dipasang pada pesawat terbang, terserah bagi produsen pesawat dan pemilik pesawat untuk memutuskan apakah sebuah transponder ADS-B akan dipasang pada pesawatnya atau tidak.
Model pesawat umum yang biasanya memiliki transponder ADS-B dan terlihat pada Flightradar24 (dalam jangkauan ADS-B):
  • Semua model Airbus (A300, A310, A318, A319, A320, A321, A330, A340, A350, A380)
  • Antonov AN-148 dan AN-158
  • ATR 72-600 (pengiriman paling baru)
  • BAe ATP
  • BAe Avro RJ70, RJ85, RJ100
  • Boeing 737, 747, 757, 767, 777, 787
  • Bombardier CS100 CS300 dan
  • Embraer E190 (pengiriman paling baru)
  • Fokker 70 dan 100
  • McDonnell Douglas MD-10, MD-11
  • Sukhoi SuperJet 100
  • Beberapa yang lebih baru Ilyushin dan Tupolev (misalnya Il-96 dan TU-204)
Model pesawat umum yang biasanya tidak memiliki transponder ADS-B dan tidak terlihat pada Flightradar24 (dalam jangkauan ADS-B):
  • “Air Force One” – Pesawat Kepresidenan Amerika Serikat
  • Antonov AN-124 dan AN-225
  • ATR 42, 72 (kecuali sebagian pengiriman baru ATR 72-600)
  • Boeing 707, 717, 727, 737-200, 747-100, 747-200, 747SP
  • BAe Jetstream 31 dan 32
  • Semua model Bombardier CRJ
  • Semua model Bombardier Dash
  • Semua model CASA
  • Semua model Dornier
  • Semua model Embraer (kecuali sebagian pengiriman baru Embraer E190)
  • De Havilland Canada DHC-6 Twin Otter
  • Fokker 50
  • McDonnell Douglas DC-9, MD-8x, MD-90
  • Saab 340 dan 2000
  • Kebanyakan helikopter
  • Sebagian besar pesawat yang lebih tua
  • Kebanyakan jet bisnis
  • Pesawat militer
  • Sebagian besar pesawat baling-baling
Hasil Capture dari Flightradar24 di HP Android

Tentu saja ada banyak pengecualian dari aturan ini. Ada beberapa A300 yang lebih tua, A310, A320, B737, B747, B757, B767, MD10, pesawat MD11 terbang tanpa transponder ADS-B, yang membuat pesawat tersebut tidak terlihat pada Flightradar24 ketika di daerah dengan cakupan ADS-B saja. Tapi ada juga beberapa Twin Otter, Saab 340, Saab 2000 dan MD-80 pesawat dengan transponder ADS-B yang tampak di Flightradar24.

Semoga dengan adalanya  http://www.flightradar24.comdapat membantu anda untuk melihat penerbangan yang anda inginkan.

Ngormel_7

Lomba dalam rangka meramaikan Hari Perhubungan Nasional

Dalam rangka meramaikan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) yang jatuh pada tanggal 17 September 2015, Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Karel Sadsuitubun Langgur menggelar beragam perlombaan. Adapun lomba yang dipertandingkan diantaranya Lomba Makan Kerupuk, Lomba Memasukan Paku kedalam botol, Lomba Gigit sendok dan beberapa permainan lainnya.

Suasana Lomba di Bandara Karel Sadsuitubun

Dalam Pembukaan acara tersebut Kepala Seksi Keamanan dan Keselamatan Penerbangan Bpk. Alfred Renyaan mengaku, serangkaian kegiatan yang digelar ini dalam rangka untuk menyambut Hari Perhubungan Nasional. Lomba yang dibuat secara sederhana namun meriah ini diikuti hanya untuk anak-anak pegawai Bandara yang rata-rata masih berumur 1-5 tahun. 

"Tidak perlu ada acara yang besar-besar yang penting makna dan semangat Perhubungan selalu ada dalam hati kita, Saya juga ingin agar adanya momentum Harhubnas, Bandara Karel Sadsuitubun terus berupaya meningkatkan pelayanan dan keselamatan di bidang transportasi, khususnya di Bandara Langgur ini,” katanya.

Ngormel_7

Kunjungan Menhub RI Ignasius Jonan Tinjau Sarana Transportasi di Maluku Tenggara

Langgur Minggu 30 Agustus 2015 sekitar pukul 09.54 Wit Menteri Perhubungan Republik Indonesia Ignasius Jonan beserta rombongan tiba di Bandar Udara Karel Sadsuitubun Langgur dengan Menggunakan Pesawat Jenis Hawker 900 XP, Registrasi PK-CAR beliau Melakukan kunjungan kerja sehari di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual untuk meninjau secara langsung sarana dan prasarana transportasi yang terdapat di daerah tersebut. 


Untuk mewujudkan konektifitas antar daerah di maluku tenggara dan seluruh wilayah NKRI, maka berbagai upaya dilakukan Pemerintah dari pusat hingga ke daerah-daerah, baik sarana maupun prasarana pendukung khususnya bidang transportasi.
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, setelah diterima Pemerintah Daerah Maluku Tenggara di Bandar Udara Karel Sadsuitubun, langsung melihat landasan pacu serta sarana dan prasarana pendukung lainnya. Dalam kesempatan itu, Meteri Jonan selain didampingi oleh Kepala Bandara Karel Sadsuitubun Bpk. Anwar Hamid juga didampingi Kepala Kanpel Tual dan Kepala Disnav Danar serta Bupati Maluku Tenggara Bpk. Anderias Rentanubun.
Setelah melihat-lihat didalam terminal penumpang Bandara Menhub Ignasius Jonan melanjutkan perjalanan untuk mengunjungi Pelabuhan Tual, Pelabuhan Pengawasan Perikanan Dumar, Dermaga Feri, serta Pelabuhan Angkatan Laut Tual dengan menggunakan Speed Boat milik TNI-AL Tual. 
Pada kesempatan tersebut, Menteri Jonan mengatakan bahwa feri yang dikelola ASDP Tual ukurannya harus yang lebih besar mengingat wilayah pelayarannya sampai ke Kabupaten Kepulauan Aru dan sebagian wilayah Maluku Tenggara Barat serta antar pulau di Kota Tual dan Maluku Tenggara.
Maka Menteri Perhubungan mengharapkan ada usulan feri yang berkapasitas besar/layak demi kenyamanan dan keamanan dalam perjalanan antar pulau.
Menyinggung tentang  kapasitas pelabuhan Tual, dikatakan Menhub, bahwa pelabuhan Tual saat ini, terkait dengan faktor kapasitas harus diteliti secara baik tentang daya tampung dan hal-hal teknis lainnya.
 “Bahkan dapat diperluas pelabuhannya, namun saat ini sudah layak serta diyakini dapat membatu arus transportasi dalam daerah Maluku mapun menuju luar Maluku,” kata menteri
Olehnya itu pelabuhan Navigasi Uf-Mar Maluku Tenggara yang berencana untuk dijadikan pelabuhan kontener, Menteri Ignasius Jonan menjelaskan bahwa pelabuhan tersebut akan dilihat secara baik apakah dapat dijadikan pelabuhan komersial sesuai dengan ketentuan/aturan yang berlaku.
Pukul 12.47 Wit Menhub Ignasius Jonas beserta rombongan bertolak Meninggalkan  Bandara Karel Sadsuitubun Langgur menuju Bandara Saumlaki untuk selanjutnya menuju Bandara Eltari Kupang dan tujuan akhir Jakarta. 

Ngormel7

Tragedi Pesawat Trigana Air PK-YRN di Pegunungan Papua

Pesawat Trigana Air Service tipe ATR 42 call sign PK-YRN dilaporkan hilang kontak dalam penerbangan rute Sentani-Oksibil, Papua, siang tadi. Pesawat itu hilang kontak sejak pukul 14.55 WIT.

"Trigana Air rute Sentani-Oksibil lost contact pukul 14.55 local time. POB (person on board) 54 orang," tulis Badan SAR Nasional dalam akun Twitter resmi mereka, Ahad, 16 Agustus 2015.

Menurut Badan SAR Nasional, Trigana Air PK-YRN terbang dari Sentani pada 05.21 UTC atau 13.21 WIT. Pesawat diterbangkan oleh kapten pilot Hasanuddin.

Pesawat dijadwalkan tiba di Oksibil pukul 06.16 UTC atau 14.16 WIT. Namun  Pesawat tersebut Hilang Kontak pada pukul 14.55 WIT, Pesawat naas ini  mengangkut 44 penumpang dewasa, dua anak-anak, tiga balita, dan lima kru pesawat.

Pilot In Command pada penerbangan tersebut adalah Capt. Hasanudin merupakan Pilot Senior yang terkenal sangat perhatian dengan semua kru yang terbang bersamanya.

Salah satu yang harus diketahui adalah bahwa pada Pengoperasian Perdana Bandara Karel Sadsuitubun Langgur Capt. Hasanudin-lah bersama Pesawat Trigana Air dengan registrasi PK-YRN yang pertama kali Mendarat di Bandara Baru Maluku Tenggara (Karel Sadsitubun).

Terima Kasih Pak Hasanudin dan PK-YRN Trigana Air karena akan selalu menjadi Cerita untuk Bandara di Tanah Kei ini.





Ngormel_7

Bimtek Implementasi Akuntansi dan Pelaporan keuangan berbasis Akrual Kementerian Perhubungan

Surabaya, hotel Mercure dengan dibuka oleh Sekjen Kementerian Perhubungan, kegiatan Bimbingan Teknis Implementasi Akuntansi dan Pelaporan keuangan berbasis akrual di lungkungan kementerian Perhubungan Tahun 2015 (Khusus Wilayah Jawa Timur, Maluku dan Papua). Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini agar terciptanya Sumber Daya Manusia yang berkompeten dalam bidang akuntansi berbasis Akrual baik dari segi pengetahuan maupun aplikasi.


Kegiatan yang berlangsung selama 4 (empat) hari mulai hari selasa, 26 - jumat 29 mei 2015 ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh peserta untuk menyerap ilmu dari para nara sumber yang sebagian besar dari instansi Kementerian Keuangan Pusat. Perhatian dari Pemerintah pusat Kementerian Perhubungan ini adalah agar tetap mempertahankan opini dari BPK yang dimana Tahun 2013 dan 2014 ini adalah WTP atau Wajar tanpa pengecualian. 


Semoga acara ini dapat berjalan lancar sehingga bisa menciptakan SDM yang berkualitas sehingga Kementerian Perhubungan semakin maju dan tetap mempertahankan opini WTP. Maju Slalu Kemenhub, Go Akrual !!

Ngormel7

15 April 2015 Kepala Kantor Baru untuk Bandara Karel Sadsuitubun

Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Karel Sadsuitubun akhirnya memiliki Kepala Kantor baru sesuai dengan SK Pelantikan oleh Menteri Perhubungan Bpk. Ignasius Jonan yang dilaksanakan pada Hari Rabu Tanggal 15 April 2015.

 

Kepala Bandar Udara Karel Sadsuitubun yang baru Bpk. H. ANWAR HAMID, SH yang baru saja dilantik sebelumnya bertugas di Bandar Udara Kelas III Kuabang Kao - Maluku Utara sedangkan Mantan Kepala Bandar Udara Karel Sadsuitubun yaitu Bpk. AMRAN HAMID, ST dipercayakan untuk bertugas di Bandar Udara Kelas III Naha - Sulawesi Utara.

Rapat temu pisah di Kantor UPBU Karel Sadsuitubun Langgur dilakukan dengan suasana Tenang dan Haru, namun karena canda dan tawa dari kedua Kepala Kantor ini yang kebetulan memiliki Nama belakang yang sama.. akhirnya membuat suasana semakin terhibur walau sedih.

Malam Temu Pisah antar Keluarga Besar Kantor UPBU Karel Sadsuitubun yang dilakukan di salah satu Resto di Langgur menjadi puncak acara. Malam yang awalnya dilewati dengan penuh canda tawa ujungnya adalah airmata. Acara ditutup dengan pemberian Cenderamata dari Keluarga Besar Kantor UPBU Karel Sadsuitubun langgur kepada Bpk. Amran Hamid, ST dan Ibu.


Apa mau dikata "Ada Pertemuan pasti ada juga perpisahan" Kita Bertemu karena Tugas, kita berpisah juga Karena Karir.. itulah siklus dalam kehidupan.. Harapan kami Keluarga Besar Bandar Udara Karel Sadsuitubun Langgur kepada Bpk. Amran Hamid, ST Selamat Menjalankan Tugas di Bandara yang baru semoga diberi kesehatan dan kesuksesan. Selamat datang Bpk. H. Anwar Hamid, SH semoga dibawah Kepemimpinan Bapak Bandara Udara Karel Sadsuitubun akan semakin bersinar Bukan hanya di wilayah Maluku tapi Nasional Bahkan Internasional. Amin

Ngormel_7

Goa Hawang - Wisata Alam yang Misterius


Selain wisata bahari, kota Tual juga mempunyai objek wisata alam yang tak kalah indah dan masih menyimpan misteri. Destinasi wisata alam ini bernama Goa Hawang ( Hawang dalam bahasa setempat "setan"), goa ini terletak di Desa Letvuan, Kei Kecil, Maluku Tenggara. Goa ini berjarak kurang lebih 15 km dari Langgur ( pusat kota Tual ), lama perjalanan untuk sampai ke objek wisata ini sekitar 30 menit.

Yang membuat goa ini menyimpan misteri adalah tidak ada seorang pun yang tahu pasti kapan goa ini ditemukan. Namun menurut cerita penduduk setempat bahwa goa ini ditemukan oleh para tetua di Kepulauan Kei sejak lama. Di dalam goa ini terdapat sebuah kolam yang airnya sangat jernih sehingga Anda bisa melihat dasar kolam yang berupa bebatuan dengan jelas.
Kolam ini terhubung langsung dengan mata air Evu melalui sungai bawah tanah. Mata air Evu adalah sumber mata air terbesar di kepulaun Kei. Objek wisata ini terdiri dari dua buah goa yang berjarak sekitar 15 meter yang dihubungkan oleh sungai bawah tanah. Anda dapat mengunjungi kedua goa tersebut dengan menyelam melewati sungai bawah tanah.

Di dalam goa ini terdapat beberapa buah batu yang melambangkan seorang pria memegang tombak bersama dua ekor anjingnya. Menurut legenda yang berkembang bahwa seorang laki laki pergi berburu babi dengan anjingnya. Namun babi tersebut berlari menuju kolam di goa ini dan tiba tiba menghilang, karena lelah pemburu tersebut bersama anjingnya meminum air di dalam goa ini. Karena dirasa airnya kurang enak, sang pemburu pun mengeluarkan kata kata kotor yang mengakibatkan dia bersama anjingnya dikutuk dan berubah menjadi batu.

Untuk menuju objek wisata ini, Anda bisa menggunakan angkutan umum atau dengan Kendaraan sewa atau rental car dari terminal Langgur menuju desa Letvuan, cara lain yaitu dengan menyewa kendaraan. -Ngormel7
Sumber

klik DISINI untuk kembali ke menu Wisata