Penyelenggaraan Sosialisasi Pelatihan E-procurement SPSE v.4 dan SiRup di UPBU Karel Sadsuitubun

Langgur, Unit Layanan Pengadaan Wilayah XII Langgur menyelenggarakan Sosialisasi Pelatihan E-procurement SPSE v.4 dan SiRup di Hotel Grand Vilia Senin 14 - 15 Nopember 2016. Hal ini dilakukan agar dapat memberi bekal kepada setiap anggota ULP Wilayah XII Langgur untuk dapat mengerti Mulai dari Penyusuna Rencana umum Pengadaan dengan Menggunakan aplikasi SiRup sampai dengan Pembuatan Paket untuk Proses pelelangan dengan Menggunakan Aplikasi SPSE Versi 4 (Versi paling baru).

Disela-sela sambutannya Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Karel Sadsuitubun selaku Pembina ULP Wilayah XII Langgur sangat Mengapresiasikan Pelaksanaan Kegiatan ini dimana sangat membantu setiap anggota maupun peserta yang belum terlibat dalam ULP untuk belajar "Saya berharap dengan kehadiran teman-teman dari LPSE Pusat ini dapat memberikan materi yang dimana mampu diserap oleh semua peserta sehingga dapat menjadi pegangan buat peserta kelak mengingat sebentar lagi akan menggunakan Aplikasi SPSE Versi 4 dan SiRup yang baru dan kedepan diharapkan acara seperti akan dilaksanakan secara berkala sehingga Skill dari SDM di Bidang pengadaan barang jasa semakin hari semakin lebih baik" tambah Kabandara.

Foto Bersama
Acara Pembukaan 14/11/2016 dimulai pada pukul 20.00 WIT dimana diawali dengan Pembacaan Laporan Pelelangan Oleh Kepala ULP Wilayah XII  Bpk. Ramli Kabalmay dilanjutkan Pembukaan Oleh Kepala UPBU Karel Sadsuitubun Bpk. Anwar Hamid, SH. Acara Sosialisasi ini dilaksanakan di Hotel Grand Vilia Kab. Maluku Tenggara dengan Dana dibebankan pada DIPA ULP Wilayah XII Langgur. Ketua Panitia Acara ini adalah Bpk. Moh. Agus Suhartono, Amd dengan beranggotakan Anggota ULP Wilayah XII Langgur. Pelaksanan dengan Mengundang 10 (sepuluh) UPBU Kelas III Lingkup Wilayah  Maluku dimana setiap UPBU diundang 2 (dua) orang, Pembawa Materi dari LPSE Pusat 3 (tiga) Orang. Kegiatan  Dilaksanakan Mulai Tanggal 14/11/2016 Pukul 12.00 Wit dan berakhir pada hari Rabu 16/11/2016 Pukul 12.00 Wit.

Ngormel7

Uji coba Pendaratan Boeing 737-200 Milik TNI AU di Bandara Karel Sadsuitubun

Pendaratan Perdana Boeing 737-200 TNI AU
Langgur, Bupati Maluku Tenggara Ir. Anderias Rentanubun didampingi Muspida dan Kepala Bandara Karel Satsuitubun Langgur Menyaksikan Test Landing Test Pesawat Boeing milik TNI Angkatan Udara di Bandara Karel Satsuitubun Langgur, Kamis, (4/11).

Hal ini menunjukan suatu langkah maju dalam rangka peningkatan pelayanan yaitu masuknya pesawat berbadan lebar di Bandara Karel Sadsuitubun Maluku Tenggara, adapun pendaratan perdana pesawat berbadan lebar milik TNI AU Skuadron 5 Makasar disaksikan oleh Bupati Maluku Tenggara.

Uji coba Landing Pesawat Boeing 737 seri 200 dengan Nomor Reg. AI-7303 Milik Skuadron 5 TNI AU Makassar ini merupakan inisiatif dari TNI AU dimana tujuannya agar Bandara tersebut dapat digunakan sebagai Home base untuk kepentingan Pertahanan Nasional. Demikian disampaikan Kapten Pilot Kol.PNB BENY ARFAN Kepada Wartawan usai berhasil mendaratkan pesawat Boeing ini pagi tadi di Bandara Karel Satsuitubun Langgur. 

Dikatakan pihak TNI AU berinsiatif karena untuk kepentingan pertahanan Nasional karena seperti kita ketahui bahwa di sebelah selatan Kabupaten Maluku Tenggara itu ada Laut Arafura Memiliki Potensi Hasil Laut atau perikanan yang sangat banyak dan juga berpotensi terhadap praktik ilegal fishing atau penangkapan ikan secara ilegal yang dilakukan oleh Nelayan asing cukup Tinggi, maka dengan dibukanya Bandara ini untuk Pesawat TNI AU sangat membantu kita dan akan dijadikan sebagai Home Base dalam melakukan Patroli Maritim dan Pengintaian Udara disamping itu apabila Pemda Malra bisa memanfaatkan kesempatan ini Maka kita bisa membuka Akses pertahanan Lainnya. Menurut Beny Arfan dari sisi Kesiapan Infrastruktur Bandara Karel Satsuitubun Langgur, diakui sudah Layak untuk didarati oleh Pesawat Berbadan Lebar Jenis Boeing 737 seri 200 maupun seri diatasnya Lanjut Beni. 

Ketika ditanyakan mengenai kendala apa yang dialami sewaktu proses pendaratan di Bandara Langgur ini maka menurut Beny Arfan meminta kepada Pihak Bandara melalui pemerintah daerah untuk memperhatikan pohon - pohon disekitar Bandara agar dapat ditebang karena menjadi obstacle yang mengganggu aktifitas penerbangan teristimewa Pilot ketika melakukan proses pendaratan pesawat, "memang saat ini kondisi cuaca dan angin cukup bagus jadi tidak apa-apa, akan agak terganggu ketika cuaca buruk" Ungkapnya. 

Beny Arfan juga mengharapkan agar setelah dilakukan uji Landing ini akhirnya dapat menjadi langkah awal membuka kesempatan bagi pesawat-pesawat berbadan lebar lainya. Kedepan kami akan menjadikan Bandara ini sebagai Pangkalan Ajun untuk Operasional TNI AU, dan mungkin juga Kami akan membuka Stasion radar dan lain-lain. 

Pemerintah Daerah juga sangat mengapresiasi Kehadiran Pesawat TNI AU dalam uji Coba Landing ini, Hal ini disampaikan Langsung oleh Bupati Maluku Tenggara Anderias Rentanubun Kepada Wartawan pagi tadi di Bandara Karel Satsuitubun. Dikatakan Pertama-tama Pemda Mala berterima kasih kepada Pihak TNI AU Skuadron 5 Makasar yang sudah membantu untuk uji Landing di Bandara kita yang sampai saat ini panjangnya sudah 2.350 x 45 M. Lanjut Rentanubun mengatakan ada beberapa catatan, yang harus kita benahi terutama menyangkut pohon-pohon di sisi Utara Bandara yang harus dirapikan, mudahan-mudahan tahun depan sudah dirapikan, ungkap Bupati. Lanjut Bupati ketika ditanya wartawan tentang pesawat Komersial lain yang akan melakukan Test Landing di Bandara ini, untuk sementara sudah ada banyak yang menunggu untuk melakukan Test Landing disini, antara lain : Air Asia, Lion Air, Sriwijaya dan Nam Air.
Akhirnya dengan adanya Uji coba pendaratan oleh TNI AU ini maka sudah ada jaminan Bahwa Landasan ini sudah mampu dan layak digunakan oleh Pesawat Berbadan Lebar untuk melakukan Pendaratan. 

Tampilan Baru Bandara Karel Sadsuitubun Menyambut Festival Meti Kei 2016

Kiri : Kabandara dan Bupati Malra, Kanan : Tampilan baru bandara


Bandar udara (Bandara) merupakan salah satu infrastruktur strategis suatu daerah. Selain menjadi tempat lepas landas pesawat, bandara juga berfungsi sebagai pintu masuk bagi marsyarakat yang ingin datang ke daerah tersebut.

"Melalui pengembangan dan pembangunan terminal, Penampilan baru bandara diharapkan akan memberikan nuansa baru untuk setiap pengunjung maupun penumpang yang berada di bandara," kata H. Anwar Hamid, SH dalam keterangannya, Rabu (28/9/2016).

Kepala Bandara juga mengatakan bahwa "Apa yang kami lakukan tentunya menjadi satu Support atau dukungan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara dalam hal Menyambut Acara Akbar Festival Pesona Meti Kei Tahun 2016 yang di laksanakan di Maluku Tenggara". Bandara juga akan menyediakan tempat bagi panitia penyelenggara untuk Desk information/Pelayanan informasi, Pemasangan spanduk/Baliho dan lain sebagainya. 

Di sela kesibukannya Kunjungan Bupati Maluku Tenggara Ir. Anderias Rentanubun Rabu sore  (28/9/2016) bersama staf di Bandar Udara Karel Sadsuitubun menjadi tanda satu keakraban dalam silahturahmi yang luar biasa sehingga bersama Kabandara langsung berdiskusi terkait penempatan Pelayanan Informasi untuk tamu undangan, Pelayanan Publik seperti Cleaning service serta Pengamanan di Bandara untuk menunjang kelancaran Kegiatan Pemkab. Maluku Tenggara ini. 

Sebagai pengelola berharap dengan Pelayanan yang maksimal serta nuansa penampilan baru kiranya  membuat pengguna jasa baik penumpang domestik maupun wisatawan asing yang akan berkunjung di Maluku Tenggara akan lebih merasakan nyaman ketika tiba di bandara.

Ketika ditanya arti perpaduan warna yang didominasi oleh warna Kuning dan biru. "Warna tersebut diambil dari warna logo kementerian perhubungan" tutup Kabandara.

Ngormel7


Pantai Ngur Tavur Pilihan Destinasi Wisata di Maluku Tenggara



Pasir putih menjorok ke laut sepanjang 2000 meter yang terletak di Pulau Waha Wilayah Ohoi (Desa) Warbal, Kecamatan Kei Kecil Barat, Kabupaten Maluku Tenggara  dikelilingi pulau-pulau kecil lain yang  berpantai dan berpemandangan alam yang indah menjadi sebuah tujuan wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi..

Pasir yang indah ini akan terlihat pada saat air surut …berjarak  28 Km dari  Langgur Ibu Kota Kabupaten Maluku Tenggara dan dapat ditempuh dari Pelabuhan Debut kurang lebih 20 menit dengan menggunakan speed boat… atau  dapat juga ditempuh dari Lokasi Pariwisata lainnya seperti Pasir Panjang (Ngurbloat) selama 30 menit kearah selatan.  Tempat ini juga menjadi tujuan migrasi Burung-Burung Pelikan dari Australia pada bulan  Mei sampai  Juli.

Ngurtafur beach adalah salah satu pilihan Destinasi Wisata yang patut untuk dikunjungi. Ketenangan dan kedamaian akan dirasakan kala menginjakan kaki anda diatas pasir putih yang halus seperti terigu ini.



Sumber 

klik DISINI untuk kembali ke menu Wisata

Bandara Karel Sadsuitubun Siap ikut Menyukseskan Festival Pesona Meti Kei 2016


Bandara Karel Sadsuitubun Langgur siap dukung dan sukseskan Festival Budaya Pesona Meti Kei 08-22 Oktober 2016 di Kabupaten Maluku Tenggara, partisipasi Bandara sebagai pintu masuk awal para peserta melalui bandara akan dipersiapkan secara matang dalam bentuk pelayanan dan keamanan.
"Bandara siap berikan pelayanan, baik berupa Keamanan dan kerjasama dengan instansi terkait dalam hal desk information, penjemputan dan pengantaran tamu ke hotel atau tempat tujuan," jelas Bpk. Anwar Hamid, SH selaku Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Karel Sadsuitubun di Langgur, Senin (26/9/2016).

Even Akbar yang akan diadakan di Kab. Maluku Tenggara ini membuat Bandar udara Karel Sadsuitubun sebagai pintu masuk melakukan dukungan pelayanan bagi tamu-tamu yang datang. Menurut Kepala Bandara untuk tamu Negara seperti Menteri diperlakukan sebagai tamu VIP yang penjemputannya akan dilakukan khusus tentunya dengan tetap berpegang terhadap aturan serta larangan yang ada di Bandara yaitu mengacu pada UU Penerbangan No 1 tahun 2009.

"Tamu Negara seperti Menteri yang datang langsung melalui Prosedur  serta jalur yang sudah di  siapkan, kecuali peserta atau tamu atau rombongannya  diberlakukan sebagai penumpang biasa, namun tetap ada kerja sama dengan panitia untuk pelayanannya dan juga kami akan berkoordinasi dengan pihak Pemkab. Maluku Tenggara agar membuka desk information untuk pelayanan informasi di Bandara. Untuk Pengamanan akan kita maksimalkan personil Avsec Bandara yang ada, di tambah bantuan dari TNI dan POLRI yang berada di Bandara" Jelas Kabandara.

Tempat pelayanan atau desk information diharapkan akan dibuka dibandara H-3 atau 3 hari sebelum kegiatann dimulai. "Biasanya rombongan atau tamu lainnya datang sebelum hari kegiatannya." Imbuh Kabandara.

Ketika ditanyakan masalah Fasilitas dan kesiapan, Kepala Bandara mengatakan “Untuk Fasilitas Keamanan dan Keselamatan pada Bandara Karel Sadsuitubun sudah cukup mampu disetiap unitnya, kita punya Pengisian Avtur oleh Pertamina di Bandara, Badan Meteorologi dan geofisika yang standby 24 Jam untuk pelayanan cuaca serta Pelayanan Navigasi udara yang sudah di operasikan oleh Airnav Indonesia. Pada Fasilitas Sisi Udara  Panjang Landasan yang sudah Mencapai 2,350 M x 45 M, kapasitas Area parkir (Apron) 208,7 M x 124 M dengan fasilitas Penerangan Lampu Landasan (Runway Light) yang akan siap Akhir bulan september ini sehingga diharapkan siap melayani Penerbangan ke langgur pada cuaca buruk maupun malam hari”. – Ngormel_7
 

FESTIVAL METI KEI Ajang Promosi Parawisata Maluku Tenggara



Langgur,--Perhatian dan Kepedulian Pemerintah Daerah untuk meningkatkan sektor pariwisata di Kabupaten Maluku Tenggara, maka akan dilakukan festival Meti Kei yang akan berlangsung dari tanggal 8-22 Oktober 2016. Nilai jual wisata melalui Festival ini juga dijadwalkan akan dihadiri oleh beberapa Menteri diantaranya Menteri Pariwisata, Menteri Perhubungan, dan juga Menteri Perikanan dan Menteri koordinator Kemaritiman untuk menyaksikan festival tersebut yang puncaknya pada tanggal 22 Oktober 2016, demikian dijelaskan kata Wakil Bupati Maluku Yunus Serang saat memberikan sosialisasi di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara di Langgur, Minggu (4/9).

Lanjut dijelaskan, festival ini dilaksanakan untuk mengangkat potensi-potensi wisata yang ada di Kabupaten Maluku Tenggara atau di Kepulauan Kei ini dalam rangka kunjungan wisata yang bisa memberikan dampak langsung kepada masyarakat dan daerah ini. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan beberapa media elektronik diantaranya sebuah TV swasta nasional guna mendukung acara tersebut, dan mereka sudah menyatakan kesediaan untuk datang ke Kepulauan Kei. Wakil Bupati Yunus menjelaskan, Kepulauan Kei terdiri dari satu kabupaten dan satu kota, dan untuk Kabupaten Maluku Tenggara terdapat 11 kecamatan, dan karena itu rencana pembangunan jangka panjang Maluku Tenggara tahun 2005-2025 dengan visi menjadikan Maluku Tenggara yang maju, adil dan demokrasi, religius kultural. 

Dengan demikian rencana pembangunan jangka panjang Kabupaten Malra tahap ketiga ini adalah memberikan manfaat kepada masyarakat. Kami juga sudah mendapat dukungan dari Kepala Bandar Udara yang memberikan kesempatan untuk menempatkan baliho di Bandara Karel Sadsuitubun Langgur dan juga dukungan dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku. Upaya ini akan membuat masyarakat mendapatkan manfaat dari festival ini sehingga potensi wisata yang ada di Kepulauan Kei dapat di kenal secara luas dan akan menarik para wisatawan untuk datang berkunjung ke Malra. 

Dia menambahkan, obyek wisata di Kabupaten Maluku Malra cukup banyak dan menarik perhatian para wisatawan manca negara maupun turis lokal seperti pantai pasir putih, goa air, maupun pasir timbul di tengah laut yang sering terjadi pada musim Timur, dan beberapa tempat permandian yang sangat menarik. Olehnya itu dukungan semua pihak sangat diharapkan demi kesuksesan Festival Meti Kei di Kabupaten Maluku Tenggara.

Bupati Maluku Tenggara Menerima Tropi Juara Satu API 2016 Kategori Surga Tersembunyi.

Langgur--Tanpa terasa kegiatan Anugerah Pesona Indonesia 2016 (API 2016) Kementerian Pariwisata telah sampai ke akhir penyelenggaraannya. Selama perjalanan penyelenggaraan kegiatan Anugerah Pesona Indonesia, ternyata mendapat sambutan sangat baik dari masyarakat luas maupun dari Pemerintah Daerah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, di Jakarta (Jumat, 17/09)

Hal ini disampaikan Kepala Badan Promosi Parawisata Maluku Tenggara, Alex Wiyono melalui akun pribadinya. Dikatakan bahwa sehubungan dengan hal ini pada acara tersebut, dilaksanakan pengumuman dan penyerahan Piala sebagai tanda Penghargaan dari Menteri Pariwisata Republik Indonesia kepada para pemenang di setiap kategori serta Piala Penghargaan Khusus untuk Juara Terfavorit dan Juara Umum. Selain itu sesuai data Press Release Panitia Penyelenggara yang disampaikan Kepala Badan Promosi Parawisata Maluku Tenggara, Aleks Wiyono, menjelaskan bahwa pelaksanaan malam Penghargaan Anugerah Pesona Indonesia 2016 Kabupaten Maluku Tenggara masuk sebagai Juara satu dan Penyerahan dilakukan oleh Menteri Pariwisata kepada Bupati Maluku Tenggara dan mendapat respon luar biasa oleh masyarakat pengguna Media Sosial (Facebook dan Twiter) . Disamping itu, dari hasil data votes yang telah dilakukan rekapitulasi dan Panitia mendapatkan sebanyak 53.097 votes untuk seluruh kategori. yang cukup menggembirakan dari data tersebut, dari hasil penelusuran alamat IP (IP address) kami mendapatkan sejumlah 4.331 atau lebih dari 8% votes berasal dari mancanegara seperti Amerika, India, Canada dan berbagai negara lainnya. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan Anugerah Pesona Indonesia ini juga membawa dampak positif bagi promosi Pariwisata Indonesia khususnya Kabupaten Maluku Teggara menjelang Festival Pesona Indonesi. Selain itu disampaikan daftar lengkap susunan pemenang kegiatan Anugerah Pesona Indonesia 2016 sebagai berikut : 

1. Kategori Surga Tersembunyi Terpopuler (Most Popular Hidden Paradise) -JuaraI : Kepulauan Kei – Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku -Juara II : Kepulauan Mandeh – Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat -Juara III : Pulau Maratua – Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur 
2. Kategori Tujuan Wisata Terpopuler Kebersihannya (Most Popular Cleanliness) 
3. Kategori Situs Sejarah Terpopuler (Most Popular Historical Site) 
4. Kategori Hidangan Tradisonal Terpopuler (Most Popular Traditional Dishes) 
5. Kategori Tempat Menyelam Terpopuler (Most Popular Diving Spot) 
6. Kategori Tempat Berselancar Terpopuler (Most Popular Surfing Spot) 
7. Kategori Atraksi Budaya Terpopuler (Most Popular Cultural Attraction) 
8. Kategori Festival Budaya Terpopuler (Most Popular Cultural Festival) 
9. Kategori Dataran Tinggi Terpopuler (Most Popular Highland) 
10. Kategori Tujuan Wisata Baru Terpopuler (Most Popular New Destination) 

Selain itu Staf Ahli Bupati yang juga Kepala Badan Promosi Pariwisata Kabupaten Maluku Tenggara, Alexander Wiyono, mengatakan bahwa suatu kemajuan bagi Maluku Tenggara dan Festival Pesona Meti Kei akan menjadikan Maluku Tenggara semakin dikenal.

 

Rute dan Harga Tiket Perintis Wilayah Maluku Tahun 2016

Peran angkutan udara sangat vital di Indonesia, disamping sebagai alat transportasi yang cepat dan kemampuan penetrasinya hingga ke pelosok wilayah yang terpencil di Indonesia, juga sebagai salah satu alat pemersatu bangsa. Oleh karena itu diperlukan kondisi dunia penerbangan yang solid, kuat dan terarah, sehingga mampu menghubungkan beribu-ribu pulau dan membangun setiap daerah yang ada di Indonesia secara adil dan merata.

Dalam pasal 104 Undang Undang Nomor I tahun 2009 tentang penerbangan disebutkan, angkutan udara perintis wajib diselenggarakan oleh Pemerintah dan dalam pelaksanaannya dilakukan oleh badan usaha angkutan udara niaga Nasional berdasarkan perjanjian dengan Pemerintah. Dalam penyelenggaraannya, pemerintah daerah wajib menyediakan lahan, prasarana angkutan udara, keselamatan dan keamanan penerbangan serta kompensasi lainnya.

Dalam pasal 104 ayat 4 disebutkan, angkutan udara perintis dievaluasi oleh pemerintah setiap tahun. Hal ini berarti kontrak penyelenggaraan penerbangan perintis diberikan hanya dalam jangka satu tahun. Beberapa operator menyebutkan, bahwa untuk membuka penerbangan perintis, diperlukan investasi yang tak sedikit, khususnya untuk pengadaan pesawat.

Di Wilayah Maluku Bandar Udara Karel Sadsuitubun Langgur merupakan Koordinator Penerbangan Perinti, dimana Maskapai penerbangan  PT. Airfast Indonesia saat ini melayani rute penerbangan perintis di Wilayah Maluku, menggantikan PT. Aviastar Mandiri Airlines yang sudah tidak beroperasi lagi.

Adapun Rute Perintis yang di layani oleh PT. Airfast Indonesia Tahun 2016 adalah seperti Gambar dibawah ini :
klik untuk perbesar
Untuk Harga Tiket Pelayanan Jasa Perintis PT. Airfast Indonesia Tahun 2016 adalah sebagai berikut :

 Untuk Kontak Person Pemesanan Tiket dapat Menghubungi :



Akhirnya Jasa penerbangan Perintis di Maluku juga merupakan salah satu sarana transportasi yang sangat penting dan diperlukan untuk menunjang aktivitas pemerintahan, optimalisasi pembangunan, dan pelayanan sosial. Gelombang laut yang kerap tinggi membuat kapal-kapal dilarang berlayar, sehingga angkutan udara menjadi mutlak diperlukan. “Jadi bila Airfast Indonesia mengoperasikan pesawatnya di jalur penerbangan perintis wilayah Maluku secara keseluruhan, maka strategis dalam mendukung kelancaran pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan sosial". 

Ngormel_7


Status Bandara Langgur akan ditingkatkan dari AFIS Menjadi ADC


Menteri Perhubungan bereaksi dengan menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan nomor PM 131 Tahun 2015 tentang tentang Peningkatan Pelayanan Navigasi Penerbangan.  Peraturan ini memberikan acuan bahwa bandara yang memiliki pergerakan pesawat diatas 10 perhari ditingkatkan statusnya dari AFIS (Aeronautical Flight Information Service) menjadi ADC (Aerodrome Control Tower) untuk peningktan pelayanan

Sehubungan dengan hal tersebut maka di Bandara Karel sadsuitubun yang sekarang telah memiliki Landas pacu/Runway dengan Panjang 2,350 M x 45 M dengan Apron yang luas serta dua Taxiway lengkap dengan Runway light, Papi light, Treshold light dimana melayani lebih dari 10 pergerakan pesawat setiap harinya. direncanakan akan ditingkatkan status Pelayanan Lalu lintas udaranya yaitu dari AFIS menjadi ADC pada akhir bulan mei 2016.

Menurut Kepala Bandar Udara Bandara Karel Sadsuitubun bahwa memang sudah seharusnya ditingkatkan statusnya menjadi ADC mengingat Personil Airnav yang ditempatkan di Bandara Langgur ini sudah memungkinkan walaupun masih membutuhkan penambahan peralatan instrumen (Navigasi) untuk meningkatkan pelayanan yang lebih maksimal lagi seperti ILS (Instrumen Landing System) dan VOR (Very High Frequency Omni Range).

Bandara yang baru beroperasi dua tahun yang lalu tepatnya 24 februari 2014 ini sudah memiliki peralatan instrumen seperti DME (Distance Measuring Equipment) dengan Gedung Tower serta Gedung Terminal dengan dua lantai. semoga lewat peningkatn status dari AFIS menjadi ADC menjadi satu langkah terbaik untuk peningkatan Bandara di Maluku Tenggara ini.

ngormel_7 

Telur Ikan, Makanan Olahan Masyarakat kei

 

I. Nilai Gizi Telur Ikan

Satu sendok makan telur ikan berisi 19-40 kalori. Kaviar merupakan yang paling tidak sedikit mengandung energi dan lemak, sementara jenis telur ikan lainnya mengandung sekitar satu particular gr saja.
Kandungan gizi telur ikan seperti healthy proteins, memberikan tiga sampai empat gr/ sendok makan. Untuk orang dewasa harus mengkonsumsi 46-56 gr protein harinya, baik untuk persediaan energi maupun untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan otot.
Telur ikan juga menfasilitasi hingga satu gr karbohidrat per satu sendok makan, sementara untuk keperluan orang dewasa memerlukan 130 gr karbohidrat pada harinya.

II. Vitamin dan Mineral

Makan telur ikan memasok hingga 11 % dri kebutuhan besi dalam satu sendok makan telur ikan. Manfaat besi untuk tubuh yaitu mempromosikan oksigenasi dari darah serta otot, sehingga individu yang tidak mendapatkan cukup zat besi dapat menyebabkan kelelahan, sakit kepala dan jantung berdebar-debar akibat suatu hal yang disebut anemia.
Satu porsi telur ikan berisi 1 sampai 6 % tergantung dari jenis ikan, dari asupan harian Nutritional A yang direkomendasikan. Supplement ini memainkan peran berarti dalam visi (penglihatan) orang, terutama disaat malam hari.
Selain itu, satu sendok makan telur ikan mengandung hingga 4 % dari kebutuhan supplement vitamin C untuk orang dewasa.

III. Telur Ikan di Kepulauan Kei - Maluku Tenggara.

Telur ikan ini muncul 1 kali dalam setahun. Pemanfaatan Telur ikan atau Ngorngon oleh masyarakat biasanya dilihat dari ukuran dan warna. Seperti telur ikan berukuran super yang berwarna kuning biasanya sering dikonsumsi langsung oleh masyarakat dengan kearifan dalam mengolah ngorngon dan mempunyai kandungan gizi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh masyarakat setempat. Sedangkan ukuran kecil berwarna kecoklatan bertanda telur ikan yang sudah mau menetas sehingga masyarakat kurang mengkonsumsi secara langsung namun masyarakat menjemur atau dikeringkan terlebih dahulu baru diolah menjadi makanan yang sangat lezat. Halini tergantung dari minat dan selera masing-masing. 

Kearifan masyarakat dalam menentukan waktu kemunculan ngorngon ini sangatlah unik karena tidak diketahui dan tidak didapat dari pendidikan manapun tetapi tetapi diketahui secara turun temurun, dan diteruskan dari generasi ke generasi dan tetap terjaga hingga saat ini. Hal yang unik juga ditemukan di desa ini adalah sebelum telur ikan diambil, ada orang yang diberi tugas untuk memantau muncuknya telur ikan diperairan laut. Maka orang tesebut akan pergi bersama sampan dan alat-alat untuk mengambil telur dan sekaligus mencari ikan kemudian balik ke desa dan memberitahukan bahwa ikan terbang sudah banyak bertelur dengan berbagai ukuran dan warna telur ikan. 

Dan orang tersebut akan memberitahukan daerah keberadaan telur ikan tersebut agar masyarakat lain atau nelayan lain dapat pergi ke daerah tersebut dan mengambilnya dengan semua perlengkapan ke perairan laut untuk memanfaatkan telur ikan. 

• Kearifan masyarakat menggunakan alat dalam pemanfaatan telur ikan (ngorngon) Dalam pemanfaatan ngorngon, perlu menggunakan alat. Alat yang digunakan cukup sederhana dan masih bersifat tradisional. Alata yang dipergunakan ada yang masih dipergunakan dari dulu sampai sekarang, tetapi ada juga yang sudah dimodifikasi sesuai perkembangan zaman. Alat yang digunakan juga merupakan alat yang sifatnya tidak berlebihan.selain itu alat tersebut sangat sederhana dan praktis sehingga tak membuat masyarakat yang menggunakannya kesulitan dalam mempraktekkan. Alat yang digunakan dalam pemanfaatan tekur ikan antara lain : 

• Lampu petromaks. Lampu petromaks digunakan sebagai alat penerang yang sangat membantu untuk mencari telur ikan ini. Lampu petromaks juga berfungsi untuk menarik perhatian ikan. Karena masyarakat didesa Banda Ely memanfaatkan malam hari untuk turun mencari telur ikan, dan ikan.Kemunculan telur ikan (ngorngon) ini bukan hanya dimalam hari, namun juga pada siang hari. Tergantung pemisahan yang dilakukan ikan terbang sepanjang musim timur. 

• Parang/pisau Parang atau pisau digunakan untuk memotong telur ikan yang menempel pada rumput laut yang telah terlepas dari terumbu karang yang mengapung pada permukaan perairan laut. 

• Karung dan Ranjang Karung dan ranjang digunakan untuk mengisi telur-telur ikan yang telah diambil di perairan laut. 

• Kearifan Masyarakat Dalam Mengolah dan Mengawetkan Telur ikan (gorngon) Telur ikan saat pemunculannya, diambil secara langsung oleh masyarakat karena merupakan makanan yang lezat dan memiliki kandungan gizi yang tinggi. Dari kandungan gizi yang dimiliki oleh telur ikan ini maka masyarakat mempunyai berbagai macam kearifan dalam mengolah serta mengawetkan telur tersebut. Sebagai berikut : a. Kearifan Masyarakat dalam pengawetan telur ikan (gorngon) 

1. Pengasapan gorngon Pengasapan gorngon dalam bahasa Banda Ely adalah rasaik gorngon ini merupakan produk olahan dan juga bentuk pengawetan. Sebelum gorngon diproses terlebih dahulu gorngon dipisahkan dari rumput laut yang dijadikan tempat bertelur bagi ikan terbang. Kemudian direndam didalam ember yang berisi air laut selam 5 menit dan selanjutnya di letakkan diatas para-para yang ada di masing-masing rumah masyarakat Banda Ely. Pengawetan yang dilakukan oleh masyarakat di desa tersebut merupakan suatu kearifan yang selalu dilakukan turun-temurun. Dan juga proses pengasapan ini akan rendah menyebabkan telur ikan tahan bila disimpan dalam jangka waktu yang lama. Skema Alur Pengasapan Gorgon 

2. Pengeringan gorngon Pengeringan dilakukan dengan cara telur ikan mentah yang diambil kemudian dibersihkan dari sisa-sisa rumput laut yang menjadi tempat pemijahan telut ikan terbang kemudian dijemur hingga kering. Pengeringan ini menggunakan cahaya matahari dan proses pengeringan tidak membutuhkan waktu yang lama sekitar 7-8 jam saja. Produk pengawetan ini dapat menjadi cadangan makanan bagi masyarakat setempat. Skema Alur Pengeringan Gorgon b. Kearifan Masyarakat Dalam Mengolah Laor 

*. Matbik gorngon Matbik gorngon adalah nama yang diberikan oleh masyarakat Kecamatan Kei besar kepada jenis olahan gorngon mentah yang dicampur dengan air kelapa yang dipanaskan pada tungku hingga rasa air kelapa menjadi asam kemudian dicampur dengan cabai, bawang merah dan daun sere. Untuk jenis olahan ini sangat digemari oleh masyarakat, karena rasanya yang nikmat. Skema Alur Pengolahan Matbik Gorngon 

*. Gorngon tumis Gorngon tumis adalah jenis produk olahan dimana gorngon yang telah diawetkan dengan cara pengeringan atau pengasapan direndam terlebih dahulu dengan air panas sehingga telur ikan mengembang. Kemudian ditumis dengan menambahkan cabai, bawang merah, bawang putih, halia, daun sere, dan lengkuas. Setelah bumbu-bumbu ditumis, kemudian gorngon dimasukkan dan di gongseng hingga benar-benar masak. Untuk jenis olahan ini, gorngon bias bertahan hingga jangka waktu 3 hari. Skema Pengolahan Gorngon Tumis 

*. Gorngon kua santan Gorngon kua santan ini merupakan jenis olahan yang sangat di sukai oleh masyarakat di Maluku Tenggara dan juga di Desa Banda Ely. Sebelum di konsumsi pertama-tama laor yang dikeringkan direndam dengan air panas kemudian dicampur dengan cabai, bawang merah, bawang putih, halia, daun sere, dan lengkuas. Setelah bumbu dicampur hingga merata kemudian ditumis bersamaan dengan gorngon dan dicampur dengan santan kelapa.untuk jenis olahan ini sangat mudah dan praktis untuk dipraktekkan karena prosesnya yang sederhana dan bumbu-bumbu yang mudah didapatkan. Skema Pengolahan Gorngon Kua Santan 

• Pemasaran gorngon Pemasaran yang dilakukan dengan adanya aktivitas lala ngorngon atau mengambil telur ikan ini menjadi suatu nilai ekonomis tersendiri bagi masyarakat di Desa Banda Ely. Nelayan yang melakukan aktivitas ini tujuannya untuk memenuhi kebutuhan pangan selama musim timur berlangsung dan sisanya biasa dapat dijual untuk keuntungan mereka. Telur ikan yang telah masuk di pasaran merupakan telur ikan yang berukuran super, berwarna kuning. 1 kilogram telur ikan (gorngon) ini diberi harga Rp 200.000 sedangkan gorngon yang telah dikeringkan harga per kilogram berkisar 

Silahkan Klik DISINI untuk kembali ke Menu Kuliner Khas Maluku

Sumber

Video