Tampilan Baru Bandara Karel Sadsuitubun Menyambut Festival Meti Kei 2016

Kiri : Kabandara dan Bupati Malra, Kanan : Tampilan baru bandara


Bandar udara (Bandara) merupakan salah satu infrastruktur strategis suatu daerah. Selain menjadi tempat lepas landas pesawat, bandara juga berfungsi sebagai pintu masuk bagi marsyarakat yang ingin datang ke daerah tersebut.

"Melalui pengembangan dan pembangunan terminal, Penampilan baru bandara diharapkan akan memberikan nuansa baru untuk setiap pengunjung maupun penumpang yang berada di bandara," kata H. Anwar Hamid, SH dalam keterangannya, Rabu (28/9/2016).

Kepala Bandara juga mengatakan bahwa "Apa yang kami lakukan tentunya menjadi satu Support atau dukungan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara dalam hal Menyambut Acara Akbar Festival Pesona Meti Kei Tahun 2016 yang di laksanakan di Maluku Tenggara". Bandara juga akan menyediakan tempat bagi panitia penyelenggara untuk Desk information/Pelayanan informasi, Pemasangan spanduk/Baliho dan lain sebagainya. 

Di sela kesibukannya Kunjungan Bupati Maluku Tenggara Ir. Anderias Rentanubun Rabu sore  (28/9/2016) bersama staf di Bandar Udara Karel Sadsuitubun menjadi tanda satu keakraban dalam silahturahmi yang luar biasa sehingga bersama Kabandara langsung berdiskusi terkait penempatan Pelayanan Informasi untuk tamu undangan, Pelayanan Publik seperti Cleaning service serta Pengamanan di Bandara untuk menunjang kelancaran Kegiatan Pemkab. Maluku Tenggara ini. 

Sebagai pengelola berharap dengan Pelayanan yang maksimal serta nuansa penampilan baru kiranya  membuat pengguna jasa baik penumpang domestik maupun wisatawan asing yang akan berkunjung di Maluku Tenggara akan lebih merasakan nyaman ketika tiba di bandara.

Ketika ditanya arti perpaduan warna yang didominasi oleh warna Kuning dan biru. "Warna tersebut diambil dari warna logo kementerian perhubungan" tutup Kabandara.

Ngormel7


Pantai Ngur Tavur Pilihan Destinasi Wisata di Maluku Tenggara



Pasir putih menjorok ke laut sepanjang 2000 meter yang terletak di Pulau Waha Wilayah Ohoi (Desa) Warbal, Kecamatan Kei Kecil Barat, Kabupaten Maluku Tenggara  dikelilingi pulau-pulau kecil lain yang  berpantai dan berpemandangan alam yang indah menjadi sebuah tujuan wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi..

Pasir yang indah ini akan terlihat pada saat air surut …berjarak  28 Km dari  Langgur Ibu Kota Kabupaten Maluku Tenggara dan dapat ditempuh dari Pelabuhan Debut kurang lebih 20 menit dengan menggunakan speed boat… atau  dapat juga ditempuh dari Lokasi Pariwisata lainnya seperti Pasir Panjang (Ngurbloat) selama 30 menit kearah selatan.  Tempat ini juga menjadi tujuan migrasi Burung-Burung Pelikan dari Australia pada bulan  Mei sampai  Juli.

Ngurtafur beach adalah salah satu pilihan Destinasi Wisata yang patut untuk dikunjungi. Ketenangan dan kedamaian akan dirasakan kala menginjakan kaki anda diatas pasir putih yang halus seperti terigu ini.



Sumber 

klik DISINI untuk kembali ke menu Wisata

Bandara Karel Sadsuitubun Siap ikut Menyukseskan Festival Pesona Meti Kei 2016


Bandara Karel Sadsuitubun Langgur siap dukung dan sukseskan Festival Budaya Pesona Meti Kei 08-22 Oktober 2016 di Kabupaten Maluku Tenggara, partisipasi Bandara sebagai pintu masuk awal para peserta melalui bandara akan dipersiapkan secara matang dalam bentuk pelayanan dan keamanan.
"Bandara siap berikan pelayanan, baik berupa Keamanan dan kerjasama dengan instansi terkait dalam hal desk information, penjemputan dan pengantaran tamu ke hotel atau tempat tujuan," jelas Bpk. Anwar Hamid, SH selaku Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Karel Sadsuitubun di Langgur, Senin (26/9/2016).

Even Akbar yang akan diadakan di Kab. Maluku Tenggara ini membuat Bandar udara Karel Sadsuitubun sebagai pintu masuk melakukan dukungan pelayanan bagi tamu-tamu yang datang. Menurut Kepala Bandara untuk tamu Negara seperti Menteri diperlakukan sebagai tamu VIP yang penjemputannya akan dilakukan khusus tentunya dengan tetap berpegang terhadap aturan serta larangan yang ada di Bandara yaitu mengacu pada UU Penerbangan No 1 tahun 2009.

"Tamu Negara seperti Menteri yang datang langsung melalui Prosedur  serta jalur yang sudah di  siapkan, kecuali peserta atau tamu atau rombongannya  diberlakukan sebagai penumpang biasa, namun tetap ada kerja sama dengan panitia untuk pelayanannya dan juga kami akan berkoordinasi dengan pihak Pemkab. Maluku Tenggara agar membuka desk information untuk pelayanan informasi di Bandara. Untuk Pengamanan akan kita maksimalkan personil Avsec Bandara yang ada, di tambah bantuan dari TNI dan POLRI yang berada di Bandara" Jelas Kabandara.

Tempat pelayanan atau desk information diharapkan akan dibuka dibandara H-3 atau 3 hari sebelum kegiatann dimulai. "Biasanya rombongan atau tamu lainnya datang sebelum hari kegiatannya." Imbuh Kabandara.

Ketika ditanyakan masalah Fasilitas dan kesiapan, Kepala Bandara mengatakan “Untuk Fasilitas Keamanan dan Keselamatan pada Bandara Karel Sadsuitubun sudah cukup mampu disetiap unitnya, kita punya Pengisian Avtur oleh Pertamina di Bandara, Badan Meteorologi dan geofisika yang standby 24 Jam untuk pelayanan cuaca serta Pelayanan Navigasi udara yang sudah di operasikan oleh Airnav Indonesia. Pada Fasilitas Sisi Udara  Panjang Landasan yang sudah Mencapai 2,350 M x 45 M, kapasitas Area parkir (Apron) 208,7 M x 124 M dengan fasilitas Penerangan Lampu Landasan (Runway Light) yang akan siap Akhir bulan september ini sehingga diharapkan siap melayani Penerbangan ke langgur pada cuaca buruk maupun malam hari”. – Ngormel_7
 

FESTIVAL METI KEI Ajang Promosi Parawisata Maluku Tenggara



Langgur,--Perhatian dan Kepedulian Pemerintah Daerah untuk meningkatkan sektor pariwisata di Kabupaten Maluku Tenggara, maka akan dilakukan festival Meti Kei yang akan berlangsung dari tanggal 8-22 Oktober 2016. Nilai jual wisata melalui Festival ini juga dijadwalkan akan dihadiri oleh beberapa Menteri diantaranya Menteri Pariwisata, Menteri Perhubungan, dan juga Menteri Perikanan dan Menteri koordinator Kemaritiman untuk menyaksikan festival tersebut yang puncaknya pada tanggal 22 Oktober 2016, demikian dijelaskan kata Wakil Bupati Maluku Yunus Serang saat memberikan sosialisasi di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara di Langgur, Minggu (4/9).

Lanjut dijelaskan, festival ini dilaksanakan untuk mengangkat potensi-potensi wisata yang ada di Kabupaten Maluku Tenggara atau di Kepulauan Kei ini dalam rangka kunjungan wisata yang bisa memberikan dampak langsung kepada masyarakat dan daerah ini. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan beberapa media elektronik diantaranya sebuah TV swasta nasional guna mendukung acara tersebut, dan mereka sudah menyatakan kesediaan untuk datang ke Kepulauan Kei. Wakil Bupati Yunus menjelaskan, Kepulauan Kei terdiri dari satu kabupaten dan satu kota, dan untuk Kabupaten Maluku Tenggara terdapat 11 kecamatan, dan karena itu rencana pembangunan jangka panjang Maluku Tenggara tahun 2005-2025 dengan visi menjadikan Maluku Tenggara yang maju, adil dan demokrasi, religius kultural. 

Dengan demikian rencana pembangunan jangka panjang Kabupaten Malra tahap ketiga ini adalah memberikan manfaat kepada masyarakat. Kami juga sudah mendapat dukungan dari Kepala Bandar Udara yang memberikan kesempatan untuk menempatkan baliho di Bandara Karel Sadsuitubun Langgur dan juga dukungan dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku. Upaya ini akan membuat masyarakat mendapatkan manfaat dari festival ini sehingga potensi wisata yang ada di Kepulauan Kei dapat di kenal secara luas dan akan menarik para wisatawan untuk datang berkunjung ke Malra. 

Dia menambahkan, obyek wisata di Kabupaten Maluku Malra cukup banyak dan menarik perhatian para wisatawan manca negara maupun turis lokal seperti pantai pasir putih, goa air, maupun pasir timbul di tengah laut yang sering terjadi pada musim Timur, dan beberapa tempat permandian yang sangat menarik. Olehnya itu dukungan semua pihak sangat diharapkan demi kesuksesan Festival Meti Kei di Kabupaten Maluku Tenggara.

Bupati Maluku Tenggara Menerima Tropi Juara Satu API 2016 Kategori Surga Tersembunyi.

Langgur--Tanpa terasa kegiatan Anugerah Pesona Indonesia 2016 (API 2016) Kementerian Pariwisata telah sampai ke akhir penyelenggaraannya. Selama perjalanan penyelenggaraan kegiatan Anugerah Pesona Indonesia, ternyata mendapat sambutan sangat baik dari masyarakat luas maupun dari Pemerintah Daerah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, di Jakarta (Jumat, 17/09)

Hal ini disampaikan Kepala Badan Promosi Parawisata Maluku Tenggara, Alex Wiyono melalui akun pribadinya. Dikatakan bahwa sehubungan dengan hal ini pada acara tersebut, dilaksanakan pengumuman dan penyerahan Piala sebagai tanda Penghargaan dari Menteri Pariwisata Republik Indonesia kepada para pemenang di setiap kategori serta Piala Penghargaan Khusus untuk Juara Terfavorit dan Juara Umum. Selain itu sesuai data Press Release Panitia Penyelenggara yang disampaikan Kepala Badan Promosi Parawisata Maluku Tenggara, Aleks Wiyono, menjelaskan bahwa pelaksanaan malam Penghargaan Anugerah Pesona Indonesia 2016 Kabupaten Maluku Tenggara masuk sebagai Juara satu dan Penyerahan dilakukan oleh Menteri Pariwisata kepada Bupati Maluku Tenggara dan mendapat respon luar biasa oleh masyarakat pengguna Media Sosial (Facebook dan Twiter) . Disamping itu, dari hasil data votes yang telah dilakukan rekapitulasi dan Panitia mendapatkan sebanyak 53.097 votes untuk seluruh kategori. yang cukup menggembirakan dari data tersebut, dari hasil penelusuran alamat IP (IP address) kami mendapatkan sejumlah 4.331 atau lebih dari 8% votes berasal dari mancanegara seperti Amerika, India, Canada dan berbagai negara lainnya. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan Anugerah Pesona Indonesia ini juga membawa dampak positif bagi promosi Pariwisata Indonesia khususnya Kabupaten Maluku Teggara menjelang Festival Pesona Indonesi. Selain itu disampaikan daftar lengkap susunan pemenang kegiatan Anugerah Pesona Indonesia 2016 sebagai berikut : 

1. Kategori Surga Tersembunyi Terpopuler (Most Popular Hidden Paradise) -JuaraI : Kepulauan Kei – Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku -Juara II : Kepulauan Mandeh – Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat -Juara III : Pulau Maratua – Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur 
2. Kategori Tujuan Wisata Terpopuler Kebersihannya (Most Popular Cleanliness) 
3. Kategori Situs Sejarah Terpopuler (Most Popular Historical Site) 
4. Kategori Hidangan Tradisonal Terpopuler (Most Popular Traditional Dishes) 
5. Kategori Tempat Menyelam Terpopuler (Most Popular Diving Spot) 
6. Kategori Tempat Berselancar Terpopuler (Most Popular Surfing Spot) 
7. Kategori Atraksi Budaya Terpopuler (Most Popular Cultural Attraction) 
8. Kategori Festival Budaya Terpopuler (Most Popular Cultural Festival) 
9. Kategori Dataran Tinggi Terpopuler (Most Popular Highland) 
10. Kategori Tujuan Wisata Baru Terpopuler (Most Popular New Destination) 

Selain itu Staf Ahli Bupati yang juga Kepala Badan Promosi Pariwisata Kabupaten Maluku Tenggara, Alexander Wiyono, mengatakan bahwa suatu kemajuan bagi Maluku Tenggara dan Festival Pesona Meti Kei akan menjadikan Maluku Tenggara semakin dikenal.

 

Rute dan Harga Tiket Perintis Wilayah Maluku Tahun 2016

Peran angkutan udara sangat vital di Indonesia, disamping sebagai alat transportasi yang cepat dan kemampuan penetrasinya hingga ke pelosok wilayah yang terpencil di Indonesia, juga sebagai salah satu alat pemersatu bangsa. Oleh karena itu diperlukan kondisi dunia penerbangan yang solid, kuat dan terarah, sehingga mampu menghubungkan beribu-ribu pulau dan membangun setiap daerah yang ada di Indonesia secara adil dan merata.

Dalam pasal 104 Undang Undang Nomor I tahun 2009 tentang penerbangan disebutkan, angkutan udara perintis wajib diselenggarakan oleh Pemerintah dan dalam pelaksanaannya dilakukan oleh badan usaha angkutan udara niaga Nasional berdasarkan perjanjian dengan Pemerintah. Dalam penyelenggaraannya, pemerintah daerah wajib menyediakan lahan, prasarana angkutan udara, keselamatan dan keamanan penerbangan serta kompensasi lainnya.

Dalam pasal 104 ayat 4 disebutkan, angkutan udara perintis dievaluasi oleh pemerintah setiap tahun. Hal ini berarti kontrak penyelenggaraan penerbangan perintis diberikan hanya dalam jangka satu tahun. Beberapa operator menyebutkan, bahwa untuk membuka penerbangan perintis, diperlukan investasi yang tak sedikit, khususnya untuk pengadaan pesawat.

Di Wilayah Maluku Bandar Udara Karel Sadsuitubun Langgur merupakan Koordinator Penerbangan Perinti, dimana Maskapai penerbangan  PT. Airfast Indonesia saat ini melayani rute penerbangan perintis di Wilayah Maluku, menggantikan PT. Aviastar Mandiri Airlines yang sudah tidak beroperasi lagi.

Adapun Rute Perintis yang di layani oleh PT. Airfast Indonesia Tahun 2016 adalah seperti Gambar dibawah ini :
klik untuk perbesar
Untuk Harga Tiket Pelayanan Jasa Perintis PT. Airfast Indonesia Tahun 2016 adalah sebagai berikut :

 Untuk Kontak Person Pemesanan Tiket dapat Menghubungi :



Akhirnya Jasa penerbangan Perintis di Maluku juga merupakan salah satu sarana transportasi yang sangat penting dan diperlukan untuk menunjang aktivitas pemerintahan, optimalisasi pembangunan, dan pelayanan sosial. Gelombang laut yang kerap tinggi membuat kapal-kapal dilarang berlayar, sehingga angkutan udara menjadi mutlak diperlukan. “Jadi bila Airfast Indonesia mengoperasikan pesawatnya di jalur penerbangan perintis wilayah Maluku secara keseluruhan, maka strategis dalam mendukung kelancaran pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan sosial". 

Ngormel_7


Video