Pelaksanaan CPNS dilingkungan Kementerian Perhubungan Tahun 2017


KEMENTERIAN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA
P E N G U M U M A N 
 Nomor : PG. 26 TAHUN 2017
TENTANG
PELAKSANAAN SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS)
DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA FORMASI TAHUN ANGGARAN 2017


 
Dalam rangka mengisi lowongan formasi Pegawai Negeri Sipil sesuai dengan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 65 Tahun 2017 Tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Perhubungan Tahun Anggaran 2017. Kementerian Perhubungan Republik Indonesia memberi kesempatan bagi Warga Negara Indonesia pria dan wanita yang memiliki kualifikasi pendidikan S2, S1, DIV, DIII, DII dan SLTA/Sederajat untuk mengikuti seleksi pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Perhubungan Formasi Tahun Anggaran 2017.



WASPADA! 

Penipuan CPNS, Panitia Pengadaan CPNS TIDAK memungut biaya apapun.


Upacara HUT RI ke 72 di UPBU Karel Sadsuitubun Langgur Berjalan Aman

Upacara HUT RI ke 72 UPBU K.Sadsuitubun
Langgur - Upacara Peringatan HUT RI ke-72 diadakan di lapangan Upacara Bandar Udara Karel Sadsuitubun di Langgur pada Kamis (17/8).

Acara yang setiap Tahun digelar ini kali ini dihadiri oleh perwakilan Airnav maupun Airlines yang beroperasi di Bandara Langgur diantaranya PT. Garuda Indonesia, PT. Wings Abadi Air dan PT. Dimonim Air.

Acara di awali dengan laporan Upacara, kemudian pengibaran bendera merah putih yang diiringi lagu Indonesia Raya dimana semuanya dilaksanakan oleh PNS maupun Honorer dai Bandara Karel Sadsuitubun.

Setelah itu amanat upacara oleh Anwar Hamid, SH selaku Kepala Bandar Udara sekaligus sebagai inspektur upacara, ia mengatakan bahwa hari ini dapat dijadikan momentum mengenang kembali jasa para pejuang. "Saat ini mari jadikan momentum ini sebagai pemersatu dalam mewujudkan Keamanan dan Keselamatan di Bumi Lavrul ngabal" katanya.

Oleh Karena itu dihari kemerdekaan ini kita patut mengevaluasi diri kita agar menjadi lebih baik lagi demi membangun persatuan dan kesatuan di Negara indonesia tercinta.

Acara berjalan dengan aman dan tertib dimana setelah amanat oleh inspektur upacara dilanjutkan dengan penyerahan hadiah bagi pemenang lomba menyongsong 17 agustus kemarin, dimana peneyerahan hadiah melibatkan Perwakilan Airlines dan Airnav, kemudian ditutup dengan laporan masing masing pleton dan dibubarkan oleh komandan upacara. 

untuk lebih menambah silahturahmi diantara UPBU dan Operator maka acara penutup adalah cofee break bersama. -Ngormel7

Makna Kemerdekaan, Sebuah Inspirasi Untuk Kaum Muda

Karel Sadsuitubun - Setiap tanggal 17 Agustus, kita memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang kita cintai. Dalam benak kita sebagai generasi penerus bangsa adalah hasil jerih payah, memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia oleh para pahlawan dan proklamator bangsa ini. Apa sebetulnya makna dan tujuan kita mengadakan peringatan hari kemerdekaan itu?

Karel Sadsuitubun-Langgur

Pertama, untuk mendoakan para pahlawan kita.

Kedua, adalah untuk mengenang pengorbanan mereka.

Ketiga, ini sebetulnya yang paling penting, bagaimana kita dapat menimba teladan hidup dari mereka. Ibarat mercu suar di tepi laut, yang menjadi pedoman bagi semua nelayan, para pahlawan itu adalah penunjuk arah yang jelas bagi kehidupan kita, sekarang dan masa depan yang penuh tantangan dan harapan.
Inspirasi apakah yang diwariskannya?
Inspirasi dan nilai-nilai yang dapat kita ambil dari peristiwa menjelang detik-detik kemerdekaan Republik Indonesia.

Pertama, adalah Cita-cita yang jelas

Cita-cita para pahlawan yaitu kemerdekaan bangsa Indonesia. Pembebasan ibu pertiwi dari penjajahan bangsa asing. Ini adalah cita-cita besar, cita-cita pribadi atau golongan tertentu. Bung Karno sebagai proklamator mengatakan supaya kita menggantungkan cita-cita kita setinggi langit. Cita-cita membuat kita bangun lebih pagi, membuat kita tahan lebih lama bekerja, di kota-kota besar bahkan terjadi tahan bekerja di bawah terik matahari, berdesak-desakan dalam bus untuk menemui nasabah atau calon pelanggan, bekerja sampai jauh malam, di kantor, jika memang ada pekerjaan yang mendesak.

Kalau anak-anak ditanya,”mau jadi apa kalau sudah besar?” mereka menjawab, “mau jadi dokter, perawat, pilot, atau pramugari.” Tidak ada yang menjawab ingin jadi pahlawan, karena pahlawan bukan pekerjaan, tetapi pahlawan adalah sebuah panggilan. Bila kita mengerjakan tugas-tugas kita bagaikan suatu panggilan, mengerjakannya dengan sepenuh hati, dengan rasa cinta, maka kitapun telah menjadi pahlawan dalam lingkungan kita.

Setiap jaman sebenarnya menyediakan tantangan dan kesempatan bagi setiap orang untuk melakukan tindakan-tindakan besar, tindakan-tindakan bermakna, yaitu bila ia bekerja tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi kebaikan orang lain, dan untuk kepentingan orang banyak.

Kedua, adalah Semangat Pantang Menyerah

Bila kita memiliki cita-cita yang jelas, tantangan atau godaan apapun tidak akan menggoyahkan kita. Kita tidak akan menyerah dengan mudah. Misalkan sebuah ilustrasi Columbus, “setelah sebulan berlayar, anak buah Columbus sudah putus asa. Pulau yang diimpikan belum juga kelihatan. Mereka terus mendesak Columbus untuk kembali ke Spanyol. Tetapi setiap kali didesak, Columbus menjawab, “ayo kita teruskan sedikit lagi.” Dan seterusnya kita tahu. Columbus dianggap menemukan benua Amerika, sekalipun benua ini sebelumnya sudah ditemukan dan dihuni oleh orang-orang Indian. Yang jelas, inilah hasil sebuah cita-cita besar yang diikuti dengan semangat pantang menyerah.

Jadi jangan mudah menyerah. Bila kita terus berjalan menuju ke arah cita-cita, pada suatu saat kita akan sampai di tempat tujuan. Seringkali hal itu terjadi justru pada saat kita sudah ada di ujung putus asa.

Ketiga, adalah Keberanian

Bung Karno dan kawan-kawanya pastilah bukan orang-orang pengecut. Beberapa kali dibuang oleh kolonial Belanda, tetapi beliau dan kawan-kawanya tidak pernah putus asa, dan tidak mau menempuh jalan aman dan penakut. Mereka dengan sadar memilih jalan sulit dan berbahaya. Mereka memilih menempuh jalan yang jarang dilalui. A road less traveled, kata penyair Robert prost. Mereka adalah para pemberani.

Ini perlu kita kita teladani sebagai generasi penerus bangsa dalam menjalani hidup ini. Cita-cita yang cemerlang sering kali gagal karena kita tidak memiliki keberanian untuk mewujudkannya. Kita takut untuk memulai, kita takut untuk mengambil resiko, kita takut gagal. Semua rasa takut itu melumpuhkan kita.

“Jika anda memiliki keinginan, laksanakanlah. Keberanian memiliki kejeniusan sendiri.” Jelasnya kepandaian itu akan timbul bila kita memiliki keberanian. Keberhasilan hanya buat mereka yang berani. Dunia ini adalah untuk orang-orang pemberani.

Keempat, adalah Semangat Berkorban

Tidak ada yang gratis di bawah matahari. Demikian semboyan orang-orang bisnis. Saya kira semboyan itu benar sekali. Apapun yang kita lakukan perlu pengorbanan. Bahkan kalau kita tidak melakukan apa-apa, kita juga telah mengorbankan sesuatu yaitu kesempatan. Hidup ini memang menuntut pengorbanan.

“ pengorbanan adalah sebuah kata yang indah dan dinamis. Karena itu perkembangan pengetahuan dan pengalaman dengan perubahan waktu identik dengan pengorbanan yaitu berubah dan berkembang.Setiap tindakan pengorbanan adalah pelayanan. Prinsip-prinsip pengorbanan adalah satu hal dan praktek-praktek yang didasarkan atas agama atau hal yang lain. Prinsip-prinsip ini adalah mutlak dan tak terpengaruh oleh ruang dan waktu. Seiring dengan perubahan, maka setiap zaman memiliki cara berkorban sendiri dan mempunyai kekhasan sendiri pula.

Bangga Sebagai Bangsa Indonesia
Kalau kita cermati dan hayati ketika kita berziarah ke taman makam pahlawan, di sana kita jumpai nama yang terukir indah, mungkin bisa jadi nama orang itu berasal dari daerah kita. Kita akan bangga membaca nama mereka. Para pahlawan yang gagah perkasa telah mengorbankan jiwa dan raganya demi tanah air, demi kita generasi penerus, dan ini membuat kita bangga.

Karena pengorbanan mereka, kita bukanlah penumpang gelap, bukan penumpang gratis (free riders) di dalam Negara dan bangsa Indonesia ini. Kita sama-sama memiliki andil dalam Negara ini. Karena itu kita sebagai kaum muda penerus bangsa juga ikut memiliki hak untuk menentukan arah ke mana negara ini hendak di bawa.

Dengan bekal cita-cita, keberanian, semangat pantang menyerah, dan kemauan untuk berkorban di abad ke 21. suatu melinium baru yang penuh dengan tantangan. Satu dunia baru yang berani. “A brave new World.” Kaum muda wajib merenungkan untaian kata berikut : “Tiada pengorbanan yang sia-sia, Tiada rintangan yang tak dapat diatasi. Walaupun sedikit dari pelayanan ini, akan membebaskan kita dari cengkraman penderitaan. Ngormel_7.

Dimonim Air Melayani Penerbangan Perintis wilayah Maluku Tahun 2017

Pesawat Dimonim Air (Jenis Twin Otter)
Maskapai perintis Milik Maskapai PT. MARTA BUANA AIR atau Dimonim Air menggunakan jenis pesawat Twin Otter resmi menerbangi langit Maluku pada 3/4/2017. 

Pesawat Dimonim Air terbang seminggu 4 (empat) kali, yakni :
Hari Senin melayani rute :
Ambon-Kisar-Moa-Kisar-Saumlaki-Langgur, 

Hari Selasa melayani rute : 
Langgur-Larat-Langgur-Saumlaki-Kisar-Ambon, 

Hari Rabu melayani rute : 
Ambon-Banda-Amahai-Banda-Ambon-Namlea-Ambon, dan

Hari Kamis melayani rute :
Ambon-Wahai PP dan Ambon-Kufar PP


Bandara Karel Sadsuitubun : Meningkatkan Keselamatan dan Keamanan Penerbangan

UPBU Karel Sadsuitubun Langgur
 Pengelola Bandara Karel Sadsuitubun di Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara terus bekerja keras dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada penguna jasa bandara dengan menambah moda transportasi udara, serta peningkatan infrastruktur sarana dan fasilitas bandara dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan serta keamanan untuk keselamatan penerbangan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri dan event Pesona Metikei pada bulan Oktober 2017.

Kepala Bandara Karel Sadsuitubun, Anwar Hamid mengemukakan, pada hari Sabtu (15/4/2017), pengelola Bandara Karel Sadsuitubun mengadakan paparan Klasifikasi Bandara yang dihadiri langsung oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta dari jajaran Kementerian Perhubungan. “Dalam paparan tersebut menjelaskan peningkatan disiplin dalam rangka pelayanan pengguna jasa transportasi udara di Bandara Karel Sadsuitubun,” katanya.                     
Kabandara dan Personil PKP-PK Karel

Petugas dari Kemenpan dan Kemenhub meninjau langsung kelaikan di bandara ini, dari sisi udara, sisi darat, jumlah penerbangan yang berjadwal atau tidak berjadwal, hingga pelayanan dan fasilitas bandara serta Sumber Daya Manusia di Bandara Karel Sadsuitubun.

Dalam paparan klasifikasi Bandara Karel Sadsuitubun juga dihadiri oleh Pemda Maluku Tenggara yakni Ketua Bappeda M. Teslatu.“Ketua Bappeda Maluku Tenggara, M. Teslatu juga turut hadir. Pemda Maluku Tenggara sangat mendukung perkembangan Bandara Karel Sadsuitubun. Kami juga terus meningkatkan kualitas pelayanan dan keamananan untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri dan event Pesona Metikei yang akan diselenggarakan pada bulan Oktober mendatang,” ujar Anwar.
Menurut dia, Bandara Karel Sadsuitubun tidak hanya menjadi bandara kebanggaan masyarakat Maluku Tenggara saja. Tetapi, bandara itu juga merupakan induk dari bandara-bandara yang berada di Maluku Tenggara. 

Saat ini, bandara yang memiliki panjang landasan pacu 2.350 meter itu tidak hanya dapat didarati oleh pesawat jenis ATR-72 saja, tetapi juga dapat didarati oleh pesawat jenis boeing. “Pesawat jenis ATR-72 milik Garuda Indonesia dan Wings Air yang sudah terbang ke bandara ini dengan rute Ambon – Langgur,” ujarnya.

Menurut Anwar, dengan panjang landasan pacu yang di miliki saat ini 2.350 meter, pesawat berbadan besar jenis boeing juga bisa mendarat di bandara itu. Dalam waktu dekat ini ada salah satu maskapai komersil yang akan melakukan survei ke Bandara Karel Sadsuitubun untuk mengetahui jenis pesawat yang tepat untuk terbang ke bandara tersebut. 

“Kami juga bekerja keras, agar ada maskapai komersil dengan pesawat yang lebih besar terbang ke Bandara Karel Sadsuitubun,” katanya. B

Bandara Karel Sadsuitubun : Akan Naik Jadi UPBU Kelas 2


Bandara Karel Sadsuitubun Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku kini bersiap-siap untuk naik kelas dari Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) Kelas 3 menjadi UPBU Kelas 2, seiring dengan meningkatnya permintaan akan angkutan pesawat udara dari dan ke daerah itu.

Kepala Bandara Karel Sadsuitubun, Anwar Hamid, mengemukakan bahwa pihaknya kini sedang menyiapkan persyaratan dan memproses untuk naik menjadi UPBU Kelas 2. “Fasilitas dan kelaikan Bandara Karel Sadsuitubun ini sudah layak menjadi UPBU Kelas 2,” kata Anwar kepada Tim Majalah Bandara.
Dia mengatakan pengelola Bandara Karel Sadsuitubun kini terus meningkatkan kualitas pelayanana serta melengkapi fasilitas bandara untuk memberikan kenyamanan yang lebih terhadap pengguna jasa kebandaraan. 

Anwar Hamid mengatakan bahwa Bandara Karel Sadsuitubun saat ini memiliki panjang landasan pacu (runway) 2.350 meter dan apron 204 x 132 meter. “Apron dapat menampung empat pesawat jenis ATR atau dua unit pesawat jenis Boeing, “ujarnya.
Saat ini, katanya, pesawat komersil yang mendarat di Bandara Karel Sadsuitubun hanya jenis ATR. Namun demikian, bandara ini juga bisa didarati oleh pesawat jenis Boeing.
Dia menjelaskan bahwa pergerakan pesawat (movement) di Bandara Karel Sadsuitubun relatif tinggi yaitu mencapai 12 kali sehari. “Pesawat milik AURI Boeing Seri 200 dan Hercules sering mendarat di sini, status pelayanan lalu lintas udaranya pun sudah ADC (Aerodrome Control Tower),” ujar Anwar.

Menurut Anwar, Langgur memiliki banyak destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan. “Dengan adanya bandara tersebut, maka akan memudahkan akses keluar masuk wisatawan ke Langgur, sehingga mendukung industri pariwisata di daerah sekitar, “katanya.
Dengan adanya transportasi udara di daerah ini, menurut dia, tentu akan mendukung perkembangan industri pariwisata karena memudahkan wisatawan untuk keluar masuk Langgur. “Bandara adalah gerbang utama masuk ke suatu daerah,” katanya.
Tidak dipungkiri, bahwa dengan adanya bandara dapat meningkatkan perekonomian daerah tersebut, begitu pun dengan Langgur. “Dengan adanya Bandara Karel Sadsuitubun, perekomian daerah tersebut pun melaju dengan cepat.”

Bandara Karel Sadsuitubun, katanya, tidak hanya sebagai sarana transportasi udara di daerah itu. Tapi, kata Anwar Hamid, kehadirannya turut memacu pertumbuhan industri pariwisata dan meningkatkan perekonomian daerah yang sebagian besar mata pencahariannya adalah nelayan.
Bandara Karel Sadsuitubun merupakan induk dari bandara-bandara yang berada di Maluku Tenggara. Pesawat yang terbang dari dan ke Bandara Karel Sadsuitubun yakni Garuda Indonesia, Wings Air, dan Trigana. 

Pada tahun 2018, katanya, Bandara Karel Sadsuitubun rencananya akan melakukan pengembangan dengan merenovasi terminal dan gedung kargo guna meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa kebandaraan. B

BaliKei Archipelago, Harapan Baru Industri Pariwisata di Maluku Tenggara

Bali-Kei Maluku Tenggara
Maluku - Strategi dalam pengembangan sektor pariwisata di suatu daerah tentu akan berdampak positif bagi prtumbuhan sektor ekonomi setempat, serta dampak ikutan lain berupa terbukanya peluang bisnis bagi entrepreneurship (pengusaha) lokal. Upaya inilah yang sedang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, melalui Dinas Pariwisata Maluku Tenggara dengan mempersiapkan even BaliKei Archipelago berskala Internasional yang akan diselenggarakan di Bali dan berakhir di Maluku Tenggara. 

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Maluku Tenggara, P. B. Roy Rahayaan saat melaksanakan pertemuan dengan Tim BaliKei Archipelago bersama para pengusaha setempat pada, Jumat (07/04) di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, guna membahas persiapan pelaksanaan BaliKei Archipelago yang direncanakan berlangsung pada 5 hingga 8 Oktober 2017 mendatang. ”Even BaliKei Archipelago memberikan peluang bisnis yang sangat besarbagi Pengusaha Lokal” tutur Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Maluku Tenggara, P B Roy Rahayaan yang akrab di sapa Roy. Even ini tidak muncul begitu saja “ini tidak digagas dalam semalam, tetapi sudah sejak akhir 2014 lalu di Bali,” tuturJoneka Kandou, salah satu anggota tim BaliKei Archipelago. Sebab menurut Joneka, Bali sudah padat oleh kunjungan Wisatawan Nusantara dan Mancanegara, sehingga perlu destinasi potensial lain yang harus didorong. 

Kei, nama lain dari Maluku Tenggara, di tahun 2016 lalu mendapat pengharagaan Juara I Surga Tersembunyi Terpopuler (Most Popular Hidden Paradise) di kegiatan Anugerah Pesona Indonesia 2016 oleh Menteri Pariwisata, sudah selayaknya menjadi destinasi pilihan selain Bali Selain itu, Kei memiliki keindahan alam yang tidak kalah dengan Bali, bahkan dengan Maldives sekalipun. “Joyce salah satu anggota tim kami dari Singapura, sering bepergian keliling dunia, dan saat dia datang ke Kei dan bilang Pantai Ngurbloat di Kei lebih indah dari Maldives, saya percaya. Karena dia pernah ke Maldives,” puji Andi Manuhutu, yang juga salah satu anggota tim BaliKei Archipelago. 
-Ngormel7

Survey Bandara Awards 2017 di Bandara Karel Sadsuitubun

Tim Majalah Bandara, Jakarta  melakukan Survey Kepuasan Pengguna Jasa Bandara di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara. Survey tersebut merupakan penilaian untuk Bandara Awards 2017 yang diselenggarakan setiap tahun. Penilaian melingkupi pelayanan, fasilitas dan juga kebersihan di bandara tersebut.

Ruang Tunggu Terminal

Survey atau penilaian di bandara yang memiliki panjang runway 2.350 meter merupakan yang pertama kali dilakukan setelah 9 tahun Bandara Awards berjalan. Survey tersebut melibatkan langsung penumpang transportasi udara yang akan berangkat dengan mengisi questioner yang dibagikan oleh tim Majalah Bandara selaku Surveyor. 

Para penumpang terlihat sangat antusias dalam mengisi questioner tersebut, di mana dalam questioner itu penumpang diberikan kebebasan untuk menilai langsung perkembangan bandara kebanggaan masyarakat Maluku Tenggara.

Suasana Pengisian Questioner
“Bandara Karel Sadsuitubun ini sudah bagus, terus ditingkatkan lagi pelayanannya,” ujar salah satu penumpang yang mengisi questioner tersebut.

Dalam survey tersebut, tidak hanya kelebihan bandara saja yang menjadi sorotan pengguna jasa transportasi udara. Tetapi, kekurangan dalam bandara tersebut pun tidak luput dari kritik para penumpang yang melihat langsung apa saja yang harus dibenahi oleh pengelola bandara.
Seperti halnya Wi-Fi. Kini, jaringan internet merupakan kebutuhan yang harus selalu ada agar dapat terhubung dengan social media untuk menghilangkan rasa jenuh saat menunggu boarding, terlebih jika pesawat yang akan ditumpanginya mengalami keterlambatan. 

Internet adalah penghilang rasa jenuh tersebut. Kalau akses Wi-Fi atau bandara tersebut tidak terdapat Wi-Fi, penumpang merasa kurang lengkap pelayanan dan fasilitas di bandara tersebut. “Apa password Wi-Fi di sini?” tutur seorang penumpang pria saat sedang mengisi questioner.

Atau ada juga penumpang yang akan mengisi questioner bertanya lebih dulu tentang toilet berada di mana. “Di mana toiletnya? Sebelum mengisi questioner, saya harus tahu dulu kebersihan toiletnya,” ujarnya.

Para pengguna jasa bandara kini semakin cerdas. Pengelola bandara pun harus lebih peka terhadap perkembangan bandara. Dari pelayanan, fasilitas, hingga kebersihan juga kenyamanan dalam ruang tunggu merupakan satu kesatuan dalam penilaian tersebut yang banyak mendapatkan perhatian dari penumpang.

Namun demikian, di antara banyaknya kritik dari penumpang, Bandara Karel Sadsuitubun sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Tetapi, dengan adanya survey atau penilaian serta kritik yang diberikan oleh penumpang juga harus menjadi catatan untuk Bandara Karel Sadsuitubun agar tidak berpuas diri dan terus meningkatkan perkembangan bandara sehingga menjadi bandara yang besar dan terbaik di Indonesia.

Bandara merupakan gerbang masuk bagi pengunjung atau wisatawan yang datang ke sebuah negeri ataupun kota. Oleh karena itu, bandara juga disebut sebagai wajah terdepan dari negeri atau kota tersebut. Sudah sepatutnya, setiap bandara mampu memberikan kepuasan dan kenyamanan kepada seluruh pengguna jasa bandara. 

Bandara Awards merupakan bentuk apresiasi yang dipersembahkan kepada pengelola jasa bandara terbaik tahun 2017 dan ini merupakan penyelenggaraan Bandara Awards yang ke-9 yang diselenggarakan oleh Majalah Bandara.

Write by Rizki
(Majalah Bandara)

Update Data Umum Bandara Karel Sadsuitubun pada Website resmi Kementerian Perhubungan

Di era yang Terbuka dan serba Transparansi ini untuk dapat mengakses data dibutuhkan satu sumber yang akurat, begitu juga dalam hal mengakses data umum satu Bandara yang lengkap sangat membutuhkan satu akses yang benar-benar Akurat dengan sumber Resmi dan dapat dipercaya. 

oleh karena itu bagi teman-teman yang ingin mengakses data Bandar Udara Karel Sadsuitubun - Langgur sekarang cukuplah mudah. Langkah pertama masuklah ke http://hubud.dephub.go.id/?id kemudian silahkan Pilih Menu Bandara dan Klik Basis Data, Lihat Gambar dibawah :

Klik gambar untuk perbesar

Setelah Masuk Silahkan Pilih Tab Propinsi dan Pilih "Maluku"

Klik gambar untuk perbesar

 Setelah di Pilih Propinsi Maluku, maka seluruh Bandara di Wilayah Maluku akan muncul di bawahnya. silahkan dipilih Nomor 7 Bandar Udara "Karel Sadsuitubun - Langgur"

Klik gambar untuk perbesar

Sekarang anda telah dapat mengakses data umum Bandar udara Karel Sadsuitubun - Langgur yang Lengkap dan terupdate. silahkan untuk mengklik setiap Tab diatas Gambar untuk melihat detail data Bandara. Lihat Gambar dibawah

Klik gambar untuk perbesar

Terima kasih telah mengunjungi Blog Bandar Udara Karel Sadsuitubun - Langgur. Silahkan untuk melihat postingan lainnya pada blog ini. by Ngormel_7

Sumber : http://hubud.dephub.go.id/

Video