Pesawat Milik Intan Angkasa yang jatuh di Tual Maluku Tenggara

PA-31 dengan nomor lambung PK-IWT

Minggu (19/01/2014) Pesawat sipil yang jatuh dan terbakar di pantai Un, Desa Taar, Kecamatan Dullah Selatan, Kota Tual, Maluku Tenggara merupakan Sebuah pesawat Navagu PA-31 dengan nomor lambung PK-IWT yang berangkat dari Bandara Sentani, Papua, sekitar pukul 08.00 WIT Pesawat carteran bermesin dua (double Engine) milik PT Intan Angkasa.

Foto Pesawat yang terbakar
Keempat korban pesawat naas itu semuanya Tewas terbakar dan saat ini telah dievakuasi oleh Tim SAR setempat ke RSUD Karel Sadsuitubun - Langgur. untuk Nama-nama Keempat awak pesawat tersebut adalah : 
  • Capt. Widhi Kurniawan (pilot)
  • Arief Budiarto (DSKU),
  • Efi Zulfian (Engineer) 
  • Jefry (Staf Ground handling Sentani)
Pesawat tersebut terbang dari Sentani - Papua sekitar Pukul 11.51 WIT, dengan tujuan Bandara Dumatubun Rencana Tiba 12.20 WIT dimana setelah pengisian bahan bakar rencananya akan lanjut ke Bau-Bau, Sulawesi Tenggara Namun sekitar pukul 12.10, pesawat tersebut jatuh di lahan kosong tak jauh dari permukiman warga di Desa Taar setelah melakukan pendekatan (Approach) menuju Runway 27 untuk mendarat di Bandara Dumatubun.


Sebelum terjatuh dan meledak di kawasan Un, Desa Taar, Kecamatan Dullah Selatan, Kota Tual, Maluku Tenggara, pilot pesawat Pilatus milik PT Intan Angkasa sempat berkoordinasi dengan pihak Bandara Dumatubun Langgur, Maluku Tenggara, untuk mengisi bahan bakar. 

Bangkai Pesawat PK-IWT
Untuk Penyebab Jatuh Pesawat belum diketahui Pasti dan Masih menunggu tindak lanjut dari pihak KNKT. Indikasi penyebab sementara adalah akibat cuaca buruk yang terjadi saat itu di Tual - Maluku Tenggara. 

Keterangan Cuaca Pada Saat kejadian :
QAM DUMATUBUN 03.00 UTC :
 

300 / 04 Knots
7 Km
TS / RAIN
FEW 1800 CB
SCT 1500
26 / 25
1007 Milibars
1007 Milibars

Kuliner Khas Kepulauan Kei - Maluku Tenggara

Bandara Karelsadsuitubun


Kuliner Khas Kepulauan Kei - Maluku Tenggara :




4. Ikan Bakar





Bagi anda yang ingin memasang iklan Produk Lokal anda yang akan di pasarkan
Silahkan untuk Berkomentar dibawah ini atau langsung mengirim email ke 
avsec.hubud@gmail.com Kami Akan segera menghubungi anda
***

Penundaan Pengoperasian Bandara Baru Karena Menunggu Ijin Resmi


Tertundanya Pengoperasian Bandara tual baru (Karel Sadsuitubun) bukan dikarenakan ada masalah atau faktor-faktor teknis dan lainnya, namun Bandara tual baru ini masih menunggu ijin Resmi dari Dirjen Perhubungan Udara dimana semula direncanakan tanggal 21 desember 2013. disamping itu penundaan ini agar lebih memantapkan persiapan menjelang pengoperasian nanti.


Untuk diketahui bahwa Runway atau landas Pacu Bandara tual baru yang sekarang panjangnya telah mencapai 1600m telah dilakukan Uji kelayakan atau Verifikasi dari Pihak Direktorat Bandar Udara - Kementerian Perhubungan dan hasilnya adalah Landasan Bandara Baru ini telah layak untuk di operasikan atau didarati Pesawat.

nah jika ada yang bertanya Kapan Bandara Ini akan dioperasikan? maka jawabannya kalau tidak dalam bulan desember ini maka kemungkinan besar pada awal Bulan januari tahun 2014 sudah bisa di Operasikan.
jadi kita berharap semoga masyarakat Maluku Tenggara Khususnya dapat ikut peran serta mendukung dalam pengoperasian Bandara baru ini nantinya.

Foto : Dok. Pribadi





Bandar Udara Karel Sadsuitubun Mulai Operasi 21 Desember 2013

Gedung Terminal

Masyarakat Maluku Tenggara kini harus berbangga karena telah memiliki Bandara Baru, Bandar Udara Tual Baru (Karel Sadsuitubun) direncanakan akan di operasikan Desember ini tepatnya hari Sabtu, tanggal 21 Desember 2013.

Halaman Parkir

Bandara yang panjang landasannya sudah mencapai 1.600 meter ini telah dilakukan Verifikasi Landasan oleh Direktorat Bandar Udara (DBU) Kementerian Perhubungan sehingga layak untuk digunakan atau dioperasikan. Bandara baru ini akan menjadi ikonnya maluku tenggara karena bentuknya yang unik pun tidak terlalu banyak obstacle atau hambatan seperti gunung dan lainnya.

Rumah Dinas

Ruang Tunggu

Pengoperasian ini akan menjawab semua pertanyaan dari masyarakat Maluku Tenggara bahwa Bandara Karel Sadsuitubun telah layak dan telah siap untuk dioperasikan.

Runway

Untuk Fasilitas penunjang seperti Air, Listrik, Gedung Terminal, Gedung operasional, Gedung PKP-PK, Gedung Genset/Listrik dan lainnya telah lengkap sehingga dalam pengopoerasian ini kemungkinan kecil utk terjadi kendala.
Jalan Masuk


Mari kita sebagai masyarakat Maluku Tenggara turut mendukung pengoperasian Bandara baru ini semoga menjadi pintu masuk dalam kemajuan Maluku Tengga kedepan.

Ngormel7

Foto : Dok. Pribadi

Cinematic Movie